Berita, Timur Tengah

Hari Ini Iran Luncurkan 3 Gelombang Rudal ke Israel dan Pangkalan AS: Target Berikutnya Perusahaan Apple

Repelita.net

01 April 2026 22:04 WIB • 1,060 view

Hari Ini Iran Luncurkan 3 Gelombang Rudal ke Israel dan Pangkalan AS: Target Berikutnya Perusahaan Apple
Foto: Istimewa

Repelita Teheran - Iran kembali meluncurkan gelombang serangan rudal ke wilayah Israel dan kawasan Teluk yang dianggap terafiliasi dengan Amerika Serikat, dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dikabarkan telah meluncurkan tiga gelombang rudal dalam waktu satu jam pada Rabu pagi (1/4/2026) waktu setempat.

Sirene serangan udara aktif di wilayah Israel bagian tengah dan utara, sementara layanan medis darurat Zionis melaporkan setidaknya 14 hingga 16 orang terluka akibat rudal di Tel Aviv dan Bnei Brak.

ADVERTISEMENT

Proyektil dari Teheran juga dilaporkan mengenai kapal tanker minyak di lepas pantai Qatar tanpa ada laporan korban luka.

IRGC kemudian meluncurkan serangan drone dan menyebabkan kebakaran besar pada tangki bahan bakar di Bandara Internasional Kuwait.

Tak sampai di situ, IRGC juga mengeluarkan peringatan keras bahwa mereka akan mulai menargetkan 18 perusahaan teknologi besar Amerika Serikat termasuk Apple, Google, Nvidia, dan Microsoft di kawasan Timur Tengah mulai pukul 20.00 waktu Teheran pada Rabu (1/4/2026).

Komandan Angkatan Udara IRGC Brigadir Jenderal Majid Mousavi mengumumkan bahwa pasukannya telah menyerang akomodasi pilot dan awak pesawat AS di Pangkalan Udara Al Kharj, Arab Saudi, pada Selasa (31/3/2026) menggunakan drone dan rudal yang diklaim mengenai sekitar 200 personel AS.

“Hari ini, kami menyerang akomodasi pilot dan awak pesawat AS di Al Kharj, Arab Saudi, menggunakan drone dan rudal, mengenai sekitar 200 orang,” kata Mousavi dalam unggahan di akun X pada Rabu (1/4/2026).

“Sekarang, selain serangan terhadap AWACS, tanker, dan depot bahan bakar, ada juga daftar korban dan kerusakan di antara awak pesawat dalam daftar kerugian dan kerusakan Trump dan Hegseth,” sambung dia.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi menyatakan bahwa Iran siap untuk melanjutkan perang agresi AS-Israel yang sedang berlangsung untuk jangka waktu yang lama, setidaknya selama enam bulan.

Dalam wawancara dengan Al Jazeera di Teheran, Araqchi menggarisbawahi tekad Iran untuk membela diri tanpa memperhatikan tenggat waktu yang ditetapkan oleh musuh-musuhnya.

Ia menekankan bahwa negaranya akan melanjutkan perang selama diperlukan dan militer Republik Islam tetap mampu mempertahankan operasi yang berkepanjangan.

Araqchi juga menegaskan bahwa belum ada negosiasi yang terjadi sejauh ini antara Teheran dan Washington, meskipun ada utusan Trump Steve Witkoff yang terus mengirim pesan kepadanya secara langsung.

Mengenai klaim bahwa Iran telah menanggapi proposal 15 poin AS, Araqchi mengatakan bahwa belum ada tanggapan yang diberikan terhadap rencana tersebut.

Menteri Luar Negeri itu menyatakan bahwa syarat-syarat Iran untuk mengakhiri perang sangat jelas, yakni tidak menerima gencatan senjata dan menginginkan pengakhiran perang sepenuhnya di seluruh wilayah.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung