Repelita Jakarta - Eskalasi ketegangan politik nasional menjelang momentum Hari Pahlawan dilaporkan semakin menghangat di ruang publik digital.
ADVERTISEMENT
Rencana pergerakan kelompok mahasiswa disinyalir rawan disusupi oleh kepentingan terselubung dari kelompok loyalitas pimpinan kepolisian terdahulu.
Isu intelijen sensitif mendeteksi adanya potensi perlawanan dari barisan faksi yang tidak terima atas penahanan mantan pimpinan mereka.
Informasi tersebut sebelumnya diunggah oleh akun @respublicaproject pada Jumat (6/11/2026).
Melalui saluran komunikasi virtual itu, aliansi mahasiswa dikabarkan sempat menyebarkan seruan berantai yang bermuatan narasi radikal ke masyarakat.
Kelompok loyalis berskala internal tersebut diduga kuat mencoba menunggangi kemarahan mahasiswa guna memicu benturan horizontal di lapangan.
Skenario pembelokan konsentrasi massa dirancang demi mengamankan posisi elite politik pasca-terbongkarnya megaskandal perekaman ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto.
Publik mendesak aparat keamanan di bawah komando Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra terhadap sabotase siber.
Langkah pembersihan terhadap faksi-faksi instansi yang dinilai tidak loyal kini menjadi pertaruhan krusial demi menjaga stabilitas pertahanan nasional.
Kemunculan isu pergerakan ini seketika memicu perdebatan panas di kalangan netizen yang cemas terhadap keamanan negara jelang aksi unjuk rasa.
Terdapat analisis dari pengguna platform digital yang mengindikasikan bahwa pergerakan bawah tanah kelompok tersebut sudah mengarah pada unsur makar.
Komentar tertulis dari akun @shopee_raya_ mengutarakan pendapat, "Ini yah..kalau dilihat ini sudah bisa di indikasikan makar sih..".
Pemerintah diimbau bertindak tegas serta tidak kompromi terhadap sisa-sisa kekuatan siber gelap yang mencoba menggoyang kepemimpinan nasional yang sah.
Pengawalan ketat di berbagai titik vital ibu kota akan terus dioptimalkan guna memastikan momentum penyampaian aspirasi tidak berujung pada kudeta halus.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
View on Threads