Repelita Nganjuk - Kepala Negara Republik Indonesia Prabowo Subianto membeberkan sebuah kisah unik di balik penetapan jumlah operasionalisasi sebanyak 1.061 unit Koperasi Desa Merah Putih yang secara resmi mulai berjalan pada hari Sabtu ini.
Beliau menilai bahwa akumulasi dari digit angka penamaan jumlah lembaga ekonomi soko guru tersebut sejatinya menyimpan sebuah pesan filosofis tersendiri yang cukup menarik bagi jajaran pemerintahan saat ini.
ADVERTISEMENT
Konteks historis mengenai pemilihan kuantitas badan usaha tersebut dipaparkan langsung oleh sang Presiden lewat pernyataan pembuka “Hari ini kita resmikan operasionalisasi 1.061 koperasi. Angka 1.061 akan saya jelaskan sedikit," di hadapan para kader penggerak pedesaan.
Mantan Danjen Kopassus itu kemudian menjelaskan secara terperinci bahwa pada rencana awal program strategis ini ditargetkan untuk meresmikan sebanyak seribu tiga ratusan unit koperasi di berbagai wilayah Indonesia.
Kendati demikian, akibat dinamika teknis di lapangan serta pertimbangan efisiensi waktu yang serbacepat membuat beliau mengambil kebijakan diskresi untuk membatasi kuota peluncuran awal menjadi seribu unit saja.
Kebijakan pemangkasan jumlah target peluncuran institusi ekonomi kerakyatan tersebut diutarakan langsung oleh beliau lewat penegasan "Jadi tadinya mau diresmikan 1.300 sekian tetapi sepertinya ada yang buru-buru ada yang cari, akhirnya saya kira cukup 1.000 saja," di tengah jalannya prosesi seremonial.
Seiring berjalannya proses koordinasi, sebuah masukan alternatif kemudian muncul dari Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota yang sangat memahami preferensi pribadi sang pemimpin tertinggi terhadap angka delapan.
Melalui kalkulasi matematis sederhana yang dicocokkan sedemikian rupa, formula jumlah seribu enam puluh satu unit akhirnya dipilih karena akumulasi penjumlahan satu ditambah nol ditambah enam ditambah satu menghasilkan angka delapan yang merupakan simbol keberuntungan.
Latar belakang pemilihan angka penuh filosofi tersebut dibeberkan secara utuh oleh beliau lewat kutipan langsung "Kemudian Ketua Dirut Agrinas Pangan ingat bahwa saya ini suka angka 8 'Jadi kalau begitu Pak nggak usah 1.300, 1.061 aja Pak jadi kalau 1 sama 6, 7, sama 1, 8. Jadi orang Indonesia suka cari-cari, tapi itu ada semacam untuk kita semangat saja," yang mengakhiri penjelasan uniknya mengenai simbolisme angka tersebut.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok