Berita, Viral Sosmed

Aksi Bike to Work Wabup Bojonegoro Banjir Kritik Gara-Gara Kunci Mobil Kelihatan

Repelita.net

01 April 2026 19:27 WIB • 951 view

Aksi Bike to Work Wabup Bojonegoro Banjir Kritik Gara-Gara Kunci Mobil Kelihatan
Foto: Istimewa

Repelita Bojonegoro - Aksi Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah yang mengajak masyarakat bersepeda ke kantor dalam rangka program hemat energi justru dibanjiri kritik setelah netizen mendapati kunci mobil yang terlihat jelas di kantong salah satu ajudan yang ikut dalam rombongan.

Melalui akun Instagram resminya @nurulazizah_bojonegoro pada Senin (30/3/2026), sang Wakil Bupati membagikan video saat dirinya mengayuh sepeda menuju kantor dengan didampingi dua ajudan.

ADVERTISEMENT

“Ayo kita memulai Hari Senin dengan bersepeda sebagai hemat energi,” ajaknya bersemangat dalam video tersebut.

Ia juga menambahkan alasan kesehatan di balik kebijakan tersebut dengan mengatakan, “Pemkab menerapkan setiap hari Senin, karena Hari Sabtu dan Minggu sudah libur maka Senin untuk genjot biar lemak-lemak kita hancur.”

Melalui kolom keterangan unggahan, Nurul Azizah mempertegas bahwa aksi ini merupakan bentuk dukungan terhadap program nasional dengan narasi “Naik sepeda ke kantor bukan sekadar gaya, tapi langkah nyata mendukung program Bike to Work dari Bapak Presiden.”

Akun X @MangAgus_10 pada Selasa (31/3/2026) menyoroti adanya kunci mobil yang terlihat jelas di kantong salah satu ajudan yang ikut bersepeda.

“Lain kali kalau bikin gimmick pastikan kunci mobilnya dikantongi dulu, pak. Ngajakin masyarakat untuk hemat energi dengan naik sepeda, tapi dia sendiri ngantor bawa mobil. Piye toh,” tulisnya.

Komentar negatif tidak berhenti sampai di situ karena banyak pengguna media sosial yang menyayangkan kurangnya aspek keselamatan dalam video tersebut seperti tidak digunakannya helm pelindung.

Seorang netizen memberikan saran yang lebih substantif terkait kebijakan transportasi dengan mengatakan, “Halo Ibu, terimakasih sudah memberi contoh yang baik. Saran saja untuk efisiensi hemat energi jangka panjang, mungkin bisa diadakan transportasi umum yang terintegrasi.”

Netizen lain juga menyoroti kondisi geografis Bojonegoro yang tidak semua berupa jalanan datar seperti yang ditampilkan dalam video.

“Jalan datar, sini bu maen area pegunungan, ASN ditata lagi aja ga masalah sesuai domisili tempat tinggal, kalau lintas kabupaten mau jam berapa sampai sekolah….?” tulisnya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung