
Repelita Jakarta - Permintaan maaf tersangka kasus ijazah Jokowi Rismon Sianipar kepada Joko Widodo dan publik menjadi sorotan, tak terkecuali Tifauzia Tyassuma yang mengomentari sikap Rismon tersebut di media sosial X miliknya .
Dokter Tifa mengenang detik-detik pertemuan pertamanya dengan Rismon pada 15 April 2025 di ruang 109 Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta .
"Ketika kami bertiga mewakili TPUA yang terlambat hadir karena kecelakaan di tol. Sesuatu yang menjadi bagian dari qadarallah. Kehendak Allah," tulis Dokter Tifa dikutip Sabtu 14 Maret 2026 .
Ketika itu kata Dokter Tifa ada sekitar 16 orang, civitas akademika UGM dan para pejabat rektorat yang menyambut kedatangan mereka .
"Inilah pertama kali saya dan mas Roy bertemu Rismon Sianipar," kata Dokter Tifa mengenang momen bersejarah tersebut .
Saat itulah Dokter Tifa, Rismon, dan Roy Suryo diperlihatkan skripsi atas nama Joko Widodo, yang membuat tiga pasang mata mereka terbelalak melihat dokumen tersebut .
"Melihat dokumen itu, menurut keyakinan kami, adalah skripsi palsu, yang jelas, clear, tanpa perlu digital forensik," kata Dokter Tifa meyakini .
Selanjutnya Roy Suryo dengan sigap memotret lembaran-lembaran skripsi tersebut dengan kamera canggihnya, sehingga foto-foto ini akan menjadi bukti tak terbantahkan .
"Bahwa seseorang yang tidak memiliki skripsi yang otentik, tidak mungkin mendapatkan ijazah yang otentik," kata Dokter Tifa menegaskan .
Belum lagi dengan 709 dokumen lainnya, yang dengan mandat keputusan sidang Komisi Informasi Publik menjadi dokumen yang terbuka secara publik .
"Akan kami uji keasliannya bersama dengan para pakar IT dan digital forensik, para doktor asli lulusan Amerika, Belanda, ITB, dan Unair," kata Dokter Tifa .
Sebanyak 709 dokumen termasuk di dalamnya adalah skripsi, transkrip nilai, bukti KKN, KRS, KHS, berita acara kelulusan, absensi kuliah, dan lain-lain .
"Terus terang, akan sangat sulit dipertanggungjawabkan oleh orang yang tidak memilikinya, tidak mengalaminya, dan tidak menjalaninya," pungkas Dokter Tifa .
Pernyataan Dokter Tifa ini menunjukkan bahwa meskipun Rismon telah meminta maaf dan mengakui keaslian ijazah Jokowi, pihaknya tetap akan melanjutkan upaya pembuktian .
Dokter Tifa dan Roy Suryo disebut tidak akan mengikuti langkah Rismon dan tetap pada pendiriannya bahwa ijazah Jokowi bermasalah .
Perbedaan sikap ini menambah dinamika baru dalam polemik yang telah berlangsung hampir dua tahun dan menyedot perhatian publik luas .
Publik kini menanti hasil uji forensik terhadap 709 dokumen yang dijanjikan akan dilakukan oleh tim Dokter Tifa bersama para pakar .
Sementara itu Rismon sendiri telah mengajukan restorative justice dan berharap proses hukumnya segera selesai setelah meminta maaf .(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

