Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Adi Prayitno: Permintaan Maaf Rismon Babak Baru Melodrama Ijazah Jokowi, Publik Tunggu Manuver Roy Suryo Cs

 Visual tema dengan latar gambar 1

Repelita Jakarta - Permintaan maaf yang disampaikan Rismon Sianipar kepada mantan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka terkait tudingan ijazah palsu memantik kembali perbincangan publik tentang dinamika kasus yang telah berlangsung lama .

Pengamat politik Adi Prayitno menilai dinamika tersebut menyerupai sebuah melodrama yang terus menghadirkan babak-babak baru dalam polemik ijazah Presiden dan Wakil Presiden RI .

“Ini mirip sebuah melodrama yang selalu bermunculan temuan dan isu-isu baru terkait dengan polemik kontroversi dan ijazah Jokowi dari dulu,” ujar Adi lewat kanal Youtube miliknya pada Minggu 15 Maret 2026 .

Menurutnya polemik mengenai ijazah Jokowi memang sudah berkembang sejak lama dan terus memunculkan berbagai klaim maupun temuan baru dari waktu ke waktu .

Adi juga menyoroti pernyataan Rismon yang kini mengoreksi hasil penelitiannya terkait ijazah Jokowi dan Gibran serta meminta maaf atas temuan sebelumnya yang sempat menggemparkan .

“Kali ini ketika Rismon meminta maaf pada publik, mengoreksi hasil risetnya terkait penelitian ijazah Jokowi dan Gibran, kemudian membantah temuannya terdahulu dan mengajukan restoratif justice, ini babak baru terkait dengan polemik ijazah,” jelasnya .

Ia menilai publik kini tinggal menunggu perkembangan selanjutnya setelah langkah yang diambil Rismon tersebut, apakah akan ada babak baru yang lebih mengejutkan .

“Inilah yang saya kira tinggal tunggu apa yang kemudian akan terjadi di kemudian hari setelah Rismon meminta maaf,” katanya .

Di sisi lain polemik ini diperkirakan belum sepenuhnya mereda karena beberapa pihak yang sebelumnya juga menyoroti isu tersebut disebut tidak akan mengikuti langkah yang ditempuh Rismon .

Adi mencontohkan sikap Roy Suryo dan Dokter Tifa yang menyatakan tidak akan mengikuti langkah Rismon dalam meminta maaf dan tetap pada pendiriannya semula .

“Apakah akan ada hentakan dan manuver yang kemudian semakin menarik, kita lihat saja ke depan,” pungkas Adi .

Rismon sebelumnya cukup yakin dengan temuannya yang menyebut ijazah Jokowi dan Gibran tidak asli, namun belakangan ia mengoreksi hasil risetnya, meminta maaf kepada publik, serta menempuh langkah restoratif justice .

Langkah ini menuai berbagai reaksi dari publik, ada yang mengapresiasi keberaniannya mengakui kesalahan, namun tak sedikit pula yang mengecamnya sebagai pengkhianat perjuangan .

Sementara itu Roy Suryo melalui kuasa hukumnya menyatakan bahwa pernyataan Rismon adalah sikap pribadi yang tidak mewakili penulis lain dalam buku Jokowi's White Paper .

Dokter Tifa juga melalui media sosialnya menyindir perubahan sikap Rismon dengan nada sinis yang menunjukkan ketidaksetujuannya .

Publik kini menanti apakah akan ada babak baru dalam polemik ini atau justru kasus ini akan mereda seiring dengan langkah Rismon yang memilih berdamai .(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved