:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Pesawat-Pelita-Air-Jatuh-dan-Terbakar-di-Nunukan.jpg)
Repelita Nunukan - Pesawat pengangkut Bahan Bakar Minyak jatuh dan terbakar di wilayah Dataran Tinggi Krayan Kabupaten Nunukan pada Kamis 19 Februari 2026 sekitar pukul 13.05 WITA.
Awalnya beredar informasi bahwa pilot selamat setelah berhasil terjun menggunakan parasut namun kabar terbaru memastikan pilot meninggal dunia akibat terbakar di lokasi kejadian.
Seorang warga Krayan bernama Malveri sempat menyampaikan bahwa pilot dalam keadaan selamat dan berada bersama warga Pa Betung berdasarkan informasi yang diterimanya sebelum konfirmasi resmi.
Namun Kepala Desa Pa Batung Aprem yang ikut mendatangi lokasi bersama warga menyatakan kondisi sebenarnya bahwa pesawat terbakar dan pilot tidak berhasil diselamatkan.
Aprem menjelaskan bahwa pesawat yang hanya dikemudikan satu pilot berangkat dari Tarakan menuju Krayan dan jatuh di area pegunungan sulit dijangkau.
Jenazah pilot yang identitasnya belum diketahui telah berhasil dievakuasi dari lokasi kecelakaan oleh tim TNI-Polri bersama masyarakat setempat.
Evakuasi dilakukan dengan hati-hati mengingat medan pegunungan yang ekstrem dan rencananya jenazah akan dibawa ke Long Bawan Krayan Induk untuk penanganan lebih lanjut.
Insiden ini menarik perhatian serius karena muatan pesawat berupa BBM yang berisiko tinggi menimbulkan bahaya jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat.
Pihak berwenang diharapkan segera melakukan investigasi menyeluruh serta langkah pencegahan agar tidak terjadi dampak lebih luas bagi warga di Dataran Tinggi Krayan.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

