Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Erizal: Jokowi Terapkan Strategi Sun Tzu, Menang Politik Sebelum Bertarung

 PepNews.com - Netizen Polite

Repelita Jakarta - Mantan Kepala PCO Hasan Nasbi mengungkap rahasia strategi politik Joko Widodo atau Jokowi dalam Podcast Total Politik pada Senin 2 Februari 2026.

Menurut Hasan Nasbi, Jokowi dikenal sebagai penganut prinsip Sun Tzu dalam kontestasi politik, meskipun ia sendiri tak bisa memastikan apakah Presiden benar-benar membaca Sun Tzu atau hanya menerapkan filosofi perang itu secara pragmatis.

Hasan menjelaskan bahwa Jokowi selalu memastikan peluang menang sebelum benar-benar ikut bertarung. Jika kemungkinan menang kecil, Jokowi tidak akan terlibat dalam kontestasi. Pola ini berbeda dengan politikus lain yang bertarung tanpa memikirkan peluang menang-kalah di awal.

Praktik itu terlihat dalam berbagai kontestasi yang diikuti Jokowi, mulai dari Pilkada Solo, Pilgub DKI Jakarta, hingga Pilpres. Bahkan ketika putranya, Gibran Rakabuming Raka, digandeng Prabowo Subianto pada Pilpres 2024, kemenangan tetap diraih dengan selisih tebal, meskipun muncul dugaan kecurangan dan keterlibatan aparat.

Hasan menekankan bahwa Jokowi tidak akan gegabah seperti tokoh lain yang terlalu cepat menyorongkan kandidat, tanpa menunggu perhitungan matang. Jokowi menghitung strategi hingga H-1 sebelum mengambil keputusan, sehingga peluang kemenangan bisa dioptimalkan.

Fenomena politik kontestasi serupa juga pernah dialami tokoh lain, seperti Pramono Anung yang menang melawan Ridwan Kamil di Pilgub Jakarta meski elektabilitas awalnya rendah, atau Anies Baswedan saat menghadapi Basuki Tjahaja Purnama pada Pilgub Jakarta 2012. Kasus-kasus ini menunjukkan pentingnya memahami medan kontestasi secara matang.

Dalam politik kontestasi, kata Erizal, Direktur ABC Riset & Consulting, tidak semua orang ikut bertarung untuk menang secara mutlak. Terkadang bertarung meski kemungkinan kalah tetap dianggap kemenangan tersendiri karena membuka peluang strategis lain, misalnya memperbesar suara partai di Pileg meski kalah Pilpres.

Strategi ala Sun Tzu yang diterapkan Jokowi, menurut Hasan Nasbi dan dianalisis Erizal, efektif dalam situasi saat ini, namun tidak selalu bisa diterapkan secara sama pada kontestasi mendatang seperti Pemilu 2029. Kondisi kontestasi serentak dan syarat lebih mudah membuat pendekatan pragmatis diperlukan untuk memenangkan berbagai pertarungan politik sekaligus.

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved