Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Di Hadapan Wisudawan UI, Purbaya Buktikan Tak Ada Indonesia Cemas

 Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa saat menghadiri acara wisuda Universitas Indonesia di Depok, Sabtu, 14 Februari 2026.

Repelita Depok - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memanfaatkan kesempatan wisuda Universitas Indonesia untuk menyampaikan pandangan optimis mengenai prospek ekonomi nasional di hadapan ribuan wisudawan dan wisudawati.

Ia menegaskan bahwa Indonesia tidak sedang berada dalam kondisi kekhawatiran melainkan tengah melangkah menuju era Indonesia Emas dengan langkah-langkah yang semakin mantap.

Purbaya mengakui bahwa pada awal tahun lalu khususnya periode Januari hingga Agustus sempat muncul kekhawatiran publik atas perlambatan ekonomi meskipun indikator fiskal tampak sehat dan sektor moneter terjaga stabil.

Namun realitas di lapangan menunjukkan pertumbuhan ekonomi justru mengalami pelemahan yang signifikan akibat berbagai faktor yang saling memengaruhi.

Menurutnya salah satu penjelasan utama dapat dilihat dari teori ekonomi yang dikemukakan Milton Friedman yaitu dengan mengamati pertumbuhan uang beredar dalam arti sempit atau base money.

Purbaya menjelaskan bahwa ketika pertumbuhan base money mengalami penurunan maka peredaran uang di sektor riil ikut terhambat sehingga memicu perlambatan aktivitas ekonomi secara keseluruhan.

Pemerintah kemudian melakukan injeksi likuiditas pada Agustus hingga September 2025 untuk mengembalikan momentum peredaran uang yang mengakibatkan pertumbuhan base money kembali meningkat.

Akibatnya simpanan masyarakat atau dana pihak ketiga mulai naik disertai pertumbuhan kredit yang semakin kuat sehingga mendukung pemulihan ekonomi.

Ia menyatakan bahwa kurangnya pemahaman mengenai keseimbangan umum dalam teori ekonomi sempat menyebabkan kebijakan yang kurang tepat namun untungnya dapat segera diperbaiki.

Saat ini pertumbuhan base money telah melampaui sepuluh persen atau berada pada level dua digit yang diyakini akan mendorong kredit tumbuh dua digit pula ke depannya.

Purbaya menambahkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia telah kembali berada di atas lima persen tepatnya sekitar lima koma tiga sembilan persen pada kuartal keempat tahun 2025.

Ia optimistis angka tersebut dapat mendekati enam persen pada tahun berjalan bahkan melampaui enam persen pada tahun berikutnya hingga akhirnya mencapai target delapan persen sesuai visi pemerintah.

Dengan kondisi tersebut Purbaya meyakinkan para lulusan Universitas Indonesia agar tidak khawatir terhadap masa depan karena Indonesia sedang berada di jalur yang benar menuju Indonesia Emas.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved