
Repelita Jakarta - Islam menempati posisi sebagai agama terbesar kedua di dunia dengan jumlah penganut mencapai sekitar dua miliar empat puluh juta jiwa di seluruh penjuru globe.
Di Amerika Serikat populasi Muslim diperkirakan mencapai empat juta empat ratus ribu jiwa atau sekitar dua koma satu persen dari total penduduk menurut data Pew Research Center.
Mayoritas Muslim di Amerika berasal dari latar belakang ras serta etnis yang sangat beragam sehingga mencerminkan keragaman komunitas secara keseluruhan.
Laporan dari Al Jazeera memproyeksikan bahwa Islam akan menjadi agama terbesar kedua di Amerika Serikat pada tahun dua ribu lima puluh mendatang.
Di tengah pertumbuhan tersebut sejumlah kota di Amerika menonjol sebagai pusat komunitas Muslim yang kuat dan terus berkembang pesat.
Dearborn menjadi salah satu kota dengan konsentrasi Muslim tertinggi di Amerika Serikat dan dikenal sebagai pusat komunitas Arab-Amerika yang signifikan.
Dengan jumlah penduduk sekitar seratus ribu jiwa berdasarkan sensus dua ribu dua puluh mayoritas Muslim di kota ini berasal dari imigran Suriah Palestina Lebanon Yaman serta Irak.
Sejak tahun sembilan belas delapan puluhan komunitas Muslim di Dearborn mengalami perkembangan pesat yang tercermin dari papan nama toko serta reklame yang menggunakan bahasa Inggris dan Arab secara bersamaan.
Kehidupan sosial masyarakat Dearborn menunjukkan perpaduan harmonis antara identitas Arab dan Amerika yang hidup berdampingan secara damai.
Hamtramck merupakan kota lain yang mengalami transformasi besar akibat gelombang imigrasi Muslim dari Timur Tengah serta Asia Selatan selama tiga dekade terakhir.
Dahulu sekitar sembilan puluh persen penduduk kota ini merupakan keturunan Polandia namun kini Hamtramck dikenal sebagai kota pertama di Amerika Serikat dengan mayoritas penduduk Muslim.
Perubahan demografi tersebut juga membawa dampak positif seperti penurunan tingkat kriminalitas dan terciptanya lingkungan yang lebih aman serta damai bagi seluruh warga.
Philadelphia dengan populasi sekitar satu juta lima ratus ribu jiwa menjadi salah satu kota dengan komunitas Muslim terbesar di Amerika Serikat.

Infrastruktur keagamaan di kota ini berkembang pesat mulai dari toko halal museum sejarah Islam hingga berbagai organisasi komunitas yang aktif.
Peran Muslim di Philadelphia sangat kuat di ranah publik dengan sejumlah posisi strategis seperti anggota dewan kota dan aparat keamanan diisi oleh individu beragama Islam.
Idul Fitri serta Idul Adha telah diakui sebagai hari libur resmi di kota tersebut sehingga menunjukkan integrasi yang semakin dalam.
Secara historis Philadelphia pernah menjadi basis gerakan Nation of Islam dan setelah wafatnya Elijah Muhammad pada tahun sembilan belas tujuh puluh lima kepemimpinan dilanjutkan Warith Deen Mohammed.
Warith Deen Mohammed mendorong integrasi Muslim kulit hitam ke dalam arus utama Islam Sunni sehingga memperkuat keberadaan komunitas hingga kini.
Puluhan masjid yang berdiri di Philadelphia berfungsi sebagai pusat ibadah sekaligus tempat aktivitas sosial budaya dan pendidikan bagi warga setempat.
Dearborn Hamtramck serta Philadelphia menjadi bukti nyata bagaimana Islam tumbuh secara dinamis dan mengakar kuat di Amerika Serikat.
Ketiga kota ini tidak hanya menambah angka statistik tetapi juga menghadirkan kontribusi nyata dalam kehidupan sosial budaya serta politik negeri tersebut.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok.

