Repelita Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menjadi sorotan setelah data transparansi platform Meta yang beredar menunjukkan pengeluaran belanja iklan digital akun pribadinya mencapai Rp199 juta pada periode Juni hingga September 2026.
Informasi tersebut disampaikan akun Threads @akbarfaizal_uncensored dalam unggahan yang dibuat sekitar 57 menit sebelum naskah ini disusun pada Jumat, 18 September 2026.
ADVERTISEMENT
Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa data transparansi Meta memperlihatkan belanja iklan digital yang dikaitkan dengan akun pribadi Sudaryono mencapai hampir Rp200 juta dalam kurun waktu tersebut.
Unggahan @akbarfaizal_uncensored juga menyebut temuan tersebut sebelumnya diunggah oleh akun Threads @hidupsebagai62 pada Rabu, 16 September 2026.
Berdasarkan temuan yang diunggah @hidupsebagai62, dana tersebut disebut disalurkan untuk iklan di sejumlah provinsi dengan alokasi terbesar berada di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
Materi yang dipromosikan disebut berkaitan dengan sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga narasi mengenai kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Besarnya aktivitas promosi berbayar tersebut kemudian menjadi perhatian karena nilai belanja yang tercatat disebut mencapai Rp199 juta dalam rentang sekitar tiga bulan.
Unggahan @akbarfaizal_uncensored menyebut angka tersebut bahkan melampaui anggaran iklan sejumlah akun resmi partai politik yang turut beriklan di platform Meta.
Kondisi tersebut kemudian memunculkan pertanyaan publik mengenai transparansi serta sumber dana yang digunakan untuk membiayai aktivitas promosi digital tersebut.
Sorotan itu muncul di tengah pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program pemerintah dan berada dalam lingkup tugas Badan Gizi Nasional.
Meski demikian, data belanja iklan yang beredar tersebut perlu dibaca sesuai informasi transparansi Meta dan periode pengeluaran yang tercantum, sementara sumber pendanaan serta tujuan masing-masing materi iklan memerlukan penjelasan dari pihak terkait.
Hingga naskah ini disusun, unggahan yang menjadi sumber informasi tersebut belum memuat pernyataan langsung dari Sudaryono mengenai rincian belanja iklan maupun sumber dana yang digunakan.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
View on Threads