Repelita Jakarta Barat - Kasus truk TNI yang menabrak seorang ibu pengendara motor hingga tewas di Kalideres, Jakarta Barat, terus bergulir dengan kabar terbaru bahwa sopir truk tersebut telah menyerahkan diri.
Seorang ibu berinisial AM (51) dikabarkan tewas setelah tersenggol truk TNI di Jalan Utan Jati, Kalideres, pada Jumat, 3 April 2026.
ADVERTISEMENT
Truk TNI tersebut saat kejadian sedang melintas untuk mengantar siswa SD mengikuti kegiatan LDKS Pramuka di Cisarua.
Dari video rekaman CCTV yang sempat viral beredar di masyarakat, ibu AM yang mengendarai motor di sebelah kiri iring-iringan diduga tersenggol oleh salah satu truk yang melintas.
Senggolan tersebut membuat AM kehilangan kendali atas motornya dan terjatuh dengan keras menghantam aspal.
Ibu AM diketahui langsung meninggal dunia di lokasi kejadian dengan kondisi kepala terluka parah imbas terhantam aspal.
Kapuspen TNI AD Donny Pramono menegaskan bahwa kecelakaan yang terjadi bukan merupakan hal yang disengaja oleh pihak pengemudi.
"Kami perlu menegaskan bahwa dari indikasi awal, tidak terdapat unsur kesengajaan dalam peristiwa ini, melainkan murni kecelakaan lalu lintas," kata Donny dalam rilis resmi pada Minggu, 5 April 2026.
Kecelakaan diduga terjadi saat sepeda motor korban berusaha menyalip dari sisi kiri iring-iringan truk.
Pengendara diduga kehilangan kendali hingga akhirnya terjatuh dan mengalami luka parah di bagian kepala.
Kendati demikian, kronologi tersebut masih berupa dugaan sementara dan penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kejadian.
Donny juga memastikan pihaknya akan menindak tegas apabila ditemukan unsur kelalaian dalam peristiwa tersebut.
“Apabila dalam hasil penyelidikan nantinya terbukti adanya kelalaian dari pengemudi kendaraan dinas, maka yang bersangkutan akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku secara tegas, transparan dan tanpa pandang bulu," jelas dia.
Sopir truk TNI yang terlibat dalam insiden tersebut telah melaporkan diri dan saat ini tengah diperiksa oleh Detasemen Polisi Militer I Tangerang.
TNI AD juga diketahui telah berkoordinasi dengan kepolisian untuk memastikan penanganan kasus ini berlangsung sesuai dengan hukum yang berlaku.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok