Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Perayaan Maulid Pakai Kembang Api Larut Malam di Pondok Pinang Diprotes Warga Karena Mengganggu Ketertiban

Repelita.net

04 October 2026 23:47 WIB • 107 view

[VIRAL] Perayaan Maulid Pakai Kembang Api Larut Malam di Pondok Pinang Diprotes Warga Karena Mengganggu Ketertiban
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Pelaksanaan perayaan hari besar keagamaan di kawasan permukiman padat penduduk menuai gelombang keberatan dan protes keras dari warga sekitar.

Hal ini dipicu oleh tindakan panitia penyelenggara yang menyalakan petasan udara dalam durasi yang cukup lama pada saat larut malam.

ADVERTISEMENT

Insiden kebisingan tersebut memuncak ketika seorang warga setempat mendatangi lokasi acara guna menegur pihak panitia yang bertanggung jawab.

Namun alih-alih memberikan penjelasan yang baik, sejumlah oknum pengurus acara dilaporkan memilih pergi meninggalkan tempat pelaksanaan kegiatan.

Informasi mengenai keluhan seputar gangguan ketertiban umum tersebut sebelumnya diunggah oleh akun @rednews_78 pada 4 Oktober 2026.

Dalam unggahan media sosial itu tertulis pernyataan persis yaitu "Acara maulid diiringi dengan menyalakan kembang api selama hampir 30 menit di tengah malam menuai berbagai protes dari warga threads. Tak hanya itu seorang ibu langsung melabrak panitia acara yang melarikan diri. Haruskah seperti ini? Menyalakan kembang api HARAM hukumnya menurut MUI, apalagi sampai mengganggu warga. Kejadian di pondok pinang jakarta selatan".

Tindakan membakar petasan udara pada kegiatan keagamaan tersebut memicu perdebatan sengit mengenai tata cara perayaan yang dinilai berlebihan.

Banyak netizen yang menilai bahwa dana yang dihabiskan untuk hiburan suara itu semestinya dialokasikan bagi kegiatan sosial kemasyarakatan.

Unggahan mengenai keributan di malam hari tersebut langsung mendapat tanggapan beragam serta kritikan tajam dari warga pengguna internet.

Salah satu komentar bernada kritik datang dari akun @grunge_people yang menulis pernyataan persis yaitu "Padahal di mekkah dan madinah ga ada perayaan maulid. Indo terlalu kreatif emang, kreatif mengganggu orang lain".

Sorotan mengenai aturan ketat di wilayah pusat keagamaan dunia juga ditambahkan oleh akun @golemforest lewat tulisan asli yaitu "Yang Ada di deportasi visa passport nya di cabut, lu liat banyak sekali habib indo masuk banned list disana. Bahkan pernah di bahas Syeikh sudais kalau gak salah masalah maulid di Indonesia ketika ceramah di Masjidil Haram. Tapi emang otak orang kita bebal".

Penolakan terhadap metode perayaan tersebut juga ditegaskan oleh akun @tuasalamonyirfan dengan menulis komentar persis yaitu "Dalam islam maulid nabi tidak ada yang menyalahkan kembang api,inilah yang di bilang dajal menyamar wkwkwkwkw".

Saran mengenai efisiensi penggunaan dana umat dikemukakan oleh akun @aring2728 yang menyampaikan opini asli yaitu "Ngapain maulid nabi pakai kembang api, itu buang2 uang, mending uangnya buat disedekahkan ke fakir miskin dan anak yatim. Astagfirullah ...gimana sih panitia nya.".

Di sisi lain pembelaan mengenai aspek toleransi kegiatan keagamaan diutarakan oleh akun @gngnurlaila melalui argumen persis yaitu "Taun baru masehi tengah malem ampe jam 1 kek gini knapa gada yg protes ? Apa karna yg trganggu cuma sdikit ? Itu lah hebat nya muslim dalam bertoleransi.tapi giliran muslim yg ngadain kek gini langsung di protes di laporin dengan alasan mengganggu.".(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung