Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Penjara Rasa Hotel Bintang Lima, Edy Bayo Regar Soroti Fasilitas Napi Koruptor

Repelita.net

24 September 2026 15:04 WIB • 119 view

[VIRAL] Penjara Rasa Hotel Bintang Lima, Edy Bayo Regar Soroti Fasilitas Napi Koruptor
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Sorotan mengenai fasilitas narapidana korupsi kembali muncul setelah akun X @regar_op0sisi mengunggah pernyataan pada 24 September 2026 pukul 14.51 WIB.

Dalam unggahannya, Edy Bayo Regar menyinggung kondisi penjara yang menurutnya memiliki fasilitas menyerupai hotel berbintang, termasuk ruangan dengan tipe suite dan deluxe.

ADVERTISEMENT

Ia menulis, "Penjara rasa hotel bintang lima. Ada kamar atau ruangan tipe suite dan deluxe. Ombusman sudah mengetahui para penghuninya tapi belum di publikasikan. Gimana para koruptor mau jera jika hukumnya serasa nginep di hotel berbintang. Saya yakin fasilitasnya pasti full servis termasuk soal seksual."

Pernyataan tersebut kemudian mendapat sejumlah tanggapan dari pengguna X yang ikut membahas fasilitas bagi narapidana korupsi dan persoalan efek jera dalam pemberantasan korupsi.

Akun @HansAhmadLubis menanggapi dengan komentar, "Pantesan mereka betah korupsi. Ternyata fasilitas tetap Bintang 5."

Edy Bayo Regar kemudian kembali menanggapi percakapan tersebut melalui akun @regar_op0sisi, dengan menuliskan komentar bernada perbandingan mengenai fasilitas toilet di rumah dan penjara.

Ia menulis, "Dirumahku aja kloset buat berak kloset jongkok dipenjara malah kloset duduk[😅]".

Komentar lain datang dari akun @skipday_io yang menyoroti ironi ketika seseorang menjalani hukuman karena korupsi tetapi kembali dikaitkan dengan dugaan praktik korupsi selama berada di dalam penjara.

Akun tersebut menulis, "masuk penjara karena korupsi. eh, pas di penjara, korupsi lagi. gimana sih".

Edy Bayo Regar kemudian memberikan respons singkat terhadap komentar itu melalui akun yang sama dengan menulis, "Yes Itulah realitanya".

Rangkaian unggahan tersebut memperlihatkan perbincangan pengguna X mengenai fasilitas lembaga pemasyarakatan, khususnya ketika dikaitkan dengan narapidana perkara korupsi.

Pernyataan mengenai fasilitas tertentu dan dugaan adanya layanan seksual dalam penjara merupakan klaim yang disampaikan oleh pengguna X dalam unggahannya dan tidak disertai bukti tambahan dalam materi yang tersedia.

Dalam unggahan lain pada 24 September 2026, Edy Bayo Regar juga membahas sikap Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo terkait ajakan bergabung dalam tim yang menggugat persoalan ijazah Gibran ke Mahkamah Konstitusi.

Ia menulis, "Sudah benar Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo menolak ajakan Deny Indrayana untuk gabung dalam tim yg menggugat persoalan ijazah Gibran ke MK. Bukan berarti mereka tak mendukung tapi lebih dari menjunjung etika sebagai kandidat pesaing dari yg digugat. Secara prosedur mereka".

Unggahan tersebut dalam materi yang tersedia terpotong pada bagian akhir sehingga tidak terdapat keseluruhan pernyataan lanjutan dari Edy Bayo Regar.

Sementara itu, pembahasan mengenai kondisi lembaga pemasyarakatan dan fasilitas narapidana tetap menjadi isu yang berkaitan dengan tujuan pemidanaan, termasuk aspek pembinaan, pengawasan, serta upaya menciptakan efek jera bagi pelaku tindak pidana korupsi.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung