Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Netizen Soroti Komdigi Hanya Takedown Video Amien Rais, Muncul Dugaan Ada Fakta yang Disembunyikan?

Repelita.net

03 May 2026 22:13 WIB • 1,054 view

[VIRAL] Netizen Soroti Komdigi Hanya Takedown Video Amien Rais, Muncul Dugaan Ada Fakta yang Disembunyikan?
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Akun X bernama Korban Ceklist Satu (@AnKiiim_) menyoroti pernyataan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid yang menegaskan bahwa Komdigi hanya men-take down video Amien Rais tanpa mengajukan gugatan.

"Meutya hafid tegaskan bahwa Komdigi hanya men-take down video Amien Rais, tidak ajukan gugatan," tulis akun tersebut dalam unggahannya.

ADVERTISEMENT

Ia kemudian menambahkan komentar sindiran bahwa biasanya jika Istana merespons dengan cepat maka ada aib yang sedang ditutupi.

"Biasanya kalo istana respon cepat biasanya ada 'aib' yg ditutupi 😍," tulisnya disertai emoji hati di akhir kalimat.

Akun @bayuzakariaaa hanya menuliskan pertanyaan singkat disertai tawa tentang kejadian sebelumnya.

"Ngapua ini kemaren tuh wkwkwk," tulisnya.

Akun @yoursmileis_s hanya tertawa tanpa menambahkan komentar apapun.

Akun penggemar dengan nama Putri Kayana membandingkan kecepatan take down video Amien Rais dengan kasus Fufufafa.

"Ngapain di take down kalau kalau tuduhan Pak Amin tidak benar adanya ? Dulu fufufafa dng jelas menyebut Mas Didit homo kemana Bu Meutya diam aja ?" tulisnya.

Akun @kalugia menyebut bahwa Amien Rais telah menantang Komdigi hingga pengadilan.

"Ditantang tu bu sm pak amin kalau sampai pengadilan mo ajukan dokter ahli ktnya," tulisnya.

Akun @kr3sn4d1 menyebut bahwa sikap Komdigi membuat publik semakin curiga bahwa isu tersebut adalah fakta.

"Semakin curiga kalau itu adalah fakta. Teddy nya tenang² saja," tulisnya.

Akun @kangariejaya menyindir Meutya Hafid agar kembali menjadi pembawa acara televisi saja.

"giliran pada di ributkan..narik kata.. mbak mutia..baliklah jadi pembawa acara tv saja…gak nambah dosa," tulisnya.

Akun @dp_koesmirah membandingkan bahwa postingan Fufufafa yang lebih aib tidak pernah digerak cepat oleh Istana.

"Padahal lebih aib apa yang diposting Fufufafa, istana gak gerak cepat," tulisnya.

Akun @toxynuscaV2 menyebut bahwa Istana lebih takut terhadap kemungkinan Amien Rais mengobarkan perlawanan.

"Nampaknya lebih takut pada kemungkinan akan menjadi figur yg mengobarkan perlawanan bila mereka nekat mau nuntut," tulisnya.

Akun @Ixan09 meminta agar judi online diurus jangan hanya urusan selangkangan yang digerak cepat.

"Judol tuhh diurus jgn cuma selangkangan lo gercep," tulisnya.

Akun @ZabitMagomedov mempertanyakan mengapa Komdigi tidak menggugat karena takut kalah.

"Lah kok gak menggugat? Takut kalah?" tulisnya.

Akun @KE_Yoga berpendapat bahwa jika video ditake down maka berarti isi videonya benar adanya.

"kalau ditake down berarti bener isi videonya," tulisnya.

Akun @SAPARTAMPOE mempertanyakan mengapa harus ditakedown jika belum ada klarifikasi.

"Knp hrus di takedown kan blm ada klarifikasi, jika itu hoaks harusnya digugat," tulisnya.

Akun @deraawal menyebut bahwa jika ada gugatan maka akan terjadi adu bukti dan saksi.

"Apa yg terjadi jika ada gugatan?? tentunya akan ada adu bukti, saksi dll. Menyibak tirai," tulisnya.

Akun @Legislator75 menulis bahwa jika memang benar berarti ada masalah orientasi seksual yang harus dijelaskan.

"Lha kl mmng benar adanya berarti dua2 ada mslh orientasi seksual, hrs dijelasin secara gamblang…ini persoalan negara yg hrs diluruskn.." tulisnya.

Akun @pakeludah menyebut bahwa Amien Rais bukanlah kaleng-kaleng jadi isu ini pasti benar adanya.

"Yang bilang amien rais loh bukan kaleng2 isu ini, berarti benar demikian," tulisnya.

Akun @Anotherone92 menyebut bahwa secara tidak langsung Komdigi mengkonfirmasi aib tersebut.

"Secara ngga langsung, berarti ini konfirmasi atas aib itu dong? Wow 🤭," tulisnya.

Akun @barusputra11 memperingatkan bahwa isu ini akan terus menggema hingga tahun 2029.

"Isu ini akan terus menggema hingga 2029 bahkan jika 2 periode akan lanjut jika tidak ada tindakan hukum yg jelas," tulisnya.

Seluruh komentar tersebut muncul dalam rentang waktu 1 hingga 7 jam sebelum berita ini diturunkan pada 3 Mei 2026.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung