Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Nama Gibran Bersih dari Daftar Penyadapan Mantan Kapolri Listyo Sigit yang Sasar Presiden Prabowo

Repelita.net

04 November 2026 13:23 WIB • 65 view

[VIRAL] Nama Gibran Bersih dari Daftar Penyadapan Mantan Kapolri Listyo Sigit yang Sasar Presiden Prabowo
Foto: Istimewa


Repelita Jakarta - Kehebohan publik kembali terjadi seiring mencuatnya dugaan skandal peretasan sistem dan komunikasi yang menyeret nama mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

ADVERTISEMENT

Kabar mengenai polemik penargetan intelijen secara selektif tersebut menjadi sorotan hangat setelah informasi terkait daftar nama target operasi tersebut beredar luas ke tengah masyarakat.

Berdasarkan data yang dihimpun, posisi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dipastikan bersih karena sama sekali tidak tercantum di dalam daftar target operasi penyadapan digital tersebut.

Tindakan operasi rahasia itu justru dilaporkan membidik nomor telepon seluler milik Presiden Prabowo Subianto beserta sejumlah jajaran pejabat strategis lembaga negara lainnya.

Informasi seputar peta penargetan komunikasi ini sebelumnya diunggah oleh akun @akbarfaizal_uncensored pada tanggal 4 November 2026 melalui halaman media sosial miliknya.

Dalam unggahan di ruang publik digital tersebut, akun @akbarfaizal_uncensored menyampaikan ulasan tertulis mengenai polemik penargetan intelijen yang sedang ramai diperbincangkan.

Ulasan pertama dari akun tersebut berbunyi asli, "Dugaan skandal penyadapan ilegal yang menyeret mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kini memicu kehebohan publik setelah nama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dipastikan bersih dari daftar target operasi, yang justru membidik Presiden Prabowo Subianto beserta sejumlah pejabat strategis negara."

Tidak lama kemudian, akun tersebut kembali membagikan analisis lanjutan dari seorang pengamat kebijakan publik mengenai motif di balik gerakan operasi siber tanpa prosedur resmi tersebut.

Ulasan kelanjutan itu tertulis persis, "Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu menduga kuat bahwa aksi penyadapan selektif ini dikomandani oleh kepentingan "Geng SOP" (Solo, Oligarki, dan Parcok) demi memetakan kekuatan politik sekaligus mengamankan posisi Gibran dari ancaman pemakzulan pasca-putusan Mahkamah Agung yang membatalkan keabsahan suket penyetaraan ijazah SMA miliknya."

Unggahan opini dan informasi siber itu seketika memantik perhatian netizen yang berbondong-bondong meninggalkan tanggapan mereka pada kolom komentar yang tersedia.

Salah satu tanggapan datang dari pengguna media sosial dengan nama akun @sonnygbu yang mengekspresikan pemikirannya secara lugas.

Melalui ketikannya, akun @sonnygbu menuliskan pendapat asli berbunyi, "Lhaaaa....ngapain 'NYADAP' si Gibran mas....wong otaknya 'KOSONG'...Gak ada yg bisa dan perlu disadap....🤫😁".

Komentar bernada sindiran tajam lainnya juga langsung disusul oleh pengguna internet dengan nama akun @arasagus2608 di kolom respons.

Netizen tersebut memberikan ulasan singkat mengenai pandangannya dengan menuliskan kalimat, "Bukan kosong tp konslet".

Respons berupa spekulasi aktivitas keseharian juga ikut dilayangkan oleh netizen lain melalui kepemilikan akun @adhek_ayah_anin_andin.

Dalam tulisan di kolom respons tersebut, ia menuliskan ulasan asli, "Apa yg mau di sadap dari dia,,paling telpnan banyakan mainan mobil2an yg lagi trend dan games".(*)

Editor: 91224 R-ID Elok









View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung