Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Kunjungan Malam Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya di Sekolah Rakyat Menuai Kritik Warganet

Repelita.net

27 October 2026 14:21 WIB • 102 view

[VIRAL] Kunjungan Malam Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya di Sekolah Rakyat Menuai Kritik Warganet
Foto: Istimewa

Kritik Warganet Mengalir Setelah Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya Bagikan Cerita Kunjungan Malam di Sekolah Rakyat

Repelita Jakarta - Langkah pejabat tinggi administrasi pemerintahan dalam membagikan catatan peninjauan sarana pendidikan integrasi kini memicu sorotan tajam serta polemik di kalangan masyarakat internet.

ADVERTISEMENT

Informasi perihal situasi tersebut sebelumnya diunggah oleh akun @suaradotcom yang memaparkan tanggapan publik atas publikasi agenda kerja non-formal di wilayah koridor luar ibu kota negara.

"Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mendapat sorotan setelah membagikan cerita kunjungan ke Sekolah Rakyat Terintegrasi di Cikarang, Jawa Barat. Dalam unggahan bertajuk Catatan Seskab, Teddy menceritakan kunjungannya ke sekolah tersebut pada malam hari setelah kembali dari Hambalang. Ia mengaku sengaja datang tanpa pemberitahuan untuk melihat langsung keseharian para siswa menjelang waktu istirahat." tulis akun @suaradotcom dalam unggahan media sosial yang terpantau pada hari Selasa tanggal dua puluh tujuh Oktober dua ribu dua puluh enam.

Publikasi dokumentasi perjalanan dinas sepihak tersebut dinilai sebagian kalangan kurang selaras dengan tupoksi jabatan struktural lembaga negara.

"Meski mengangkat kisah inspiratif tentang akses pendidikan, unggahan Teddy justru memancing kritik dari public internet. Sebagian warganet mempertanyakan apakah kunjungan tersebut berkaitan langsung dengan tugasnya sebagai Sekretaris Kabinet. Komentar lain menyoroti penggunaan kata “saya” dalam unggahan akun resmi Sekretariat Kabinet. Warganet tersebut mempertanyakan alasan akun institusi pemerintah menggunakan gaya penceritaan yang dinilai menyerupai akun pribadi." tambah akun @suaradotcom melengkapi laporannya.

Selain itu, ketimpangan proporsi porsi pemberitaan antara agenda presiden dengan wakil presiden pada halaman informasi publik ikut dipertanyakan khalayak.

"Ada pula warganet yang mempertanyakan mengapa akun Sekretariat Kabinet lebih banyak menampilkan kegiatan Presiden, sementara kegiatan Wakil Presiden dinilai jarang terlihat dalam unggahan mereka." tulis akun @suaradotcom mengakhiri rangkaian catatan informasinya.

Rangkaian kritik substantif dari publik digital tersebut seketika memancing beragam opini dari para pengguna media sosial lain di kolom interaksi.

Pernyataan bernada keheranan perihal waktu peninjauan sarana pendidikan yang dilakukan pada saat jam tidur malam diutarakan oleh akun @uyakusuma secara langsung.

"Ngapain malam2 datang saat orang istirahat, liat itu Dalam keadaan saat ada kegiatan belajar mengajar. Aneh" tulis akun @uyakusuma dalam kolom opini publik.

Kejanggalan mengenai ada atau tidaknya aktivitas proses pembelajaran formal pada malam hari di lingkungan sekolah dasar ikut dipertanyakan secara sarkas oleh akun @purnomo1508 di halaman yang sama.

"Datang malam kok melihat mau melihat keseharian siswa menjelang istirahat. Malam2 masak sekolah xixixi" tulis akun @purnomo1508 memberikan penilaian atas kunjungan tersebut.

Hingga saat ini, laporan perihal reaksi netizen atas peninjauan dadakan lembaga dinas rahasia kabinet tersebut telah disaksikan oleh lebih dari tiga belas ribu pemirsa.

Perdebatan mengenai tata kelola bahasa komunikasi akun institusi resmi negara ini diprediksi masih akan terus berkembang di kalangan pengamat birokrasi pemerintahan nasional.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok




View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung