Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Kritik Kasus Keracunan Makan Bergizi Gratis, Publik Pertanyakan Penyusutan Data Korban dari 43.838 Menjadi 200 Anak

Repelita.net

04 October 2026 23:35 WIB • 93 view

[VIRAL] Kritik Kasus Keracunan Makan Bergizi Gratis, Publik Pertanyakan Penyusutan Data Korban dari 43.838 Menjadi 200 Anak
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Gelombang kritik dari kalangan masyarakat terus mengalir deras terkait penanganan kasus keracunan massal yang menimpa para pelajar.

Kritik tajam tersebut menyasar kinerja pemerintah dalam mengawasi jalannya program strategis Makan Bergizi Gratis di berbagai daerah.

ADVERTISEMENT

Masyarakat menyoroti kebiasaan para pejabat tinggi yang dinilai hanya menerima laporan administrasi tanpa melihat fakta riil di lapangan.

Kondisi penegakan perlindungan bagi anak-anak sekolah tersebut dianggap masih sangat lemah dan membutuhkan perhatian serius dari kepala negara.

Informasi mengenai keluhan seputar program pangan tersebut sebelumnya diunggah oleh akun @ayudiasekar_okra pada 4 Oktober 2026.

Dalam unggahan media sosial itu tertulis pernyataan persis yaitu "Penasaran banget, sebenernya dia dapat laporan darimana, Sih? Pak, maaf nih, bapak ingat nggak? Bapak pernah billing loh, ke Pak Jokowi, kalo Ini Indonesia, laporan yg sampai yg ke atas belum tentu benar? Ingat nggak? Sementara saya rasanya belum pernah lihat bapak turun langsung ke lapangan "menjenguk" anak-anak korban keracunan MBG. Nyawa anak-anak bukan angka Pak, tolonglah. 5 anak, 200, 50rb orang, berapapun itu, rakyat bapak tetap keracunan! Artinya bapak tetap gagal melindungi rakyat?".

Pernyataan dari pengunggah materi tersebut seketika memicu perbincangan luas dan mengundang komentar dari sesama pengguna jaringan internet.

Netizen berinisial @nd01.nd memberikan tanggapan singkat dengan menulis kalimat asli yaitu "Maklumin aja namanya juga aki² kak".

Komentar bernada satire tersebut langsung dibalas kembali oleh pemilik akun @ayudiasekar_okra lewat pesan utuh yaitu "Kak, kalo aki-akinya cuma ngacak-ngacak warung kopi, sih akan akan kupertimbangkan. Lah ini aki-aki ngacak-ngacak negara kak. 😭".

Sentilan mengenai sistem penyaringan informasi di lingkungan birokrasi turut dilontarkan oleh akun @kycki70 dengan menulis teks asli yaitu "Mungkin ponselnya dia di setting for kids jadinya berita buruk ga sampe ke bang wancoy eh beliau".

Sementara itu kekecewaan mendalam atas kinerja penasihat kepresidenan diutarakan oleh akun @prelovedberkala melalui kalimat persis yaitu "Buat apeeee lu lantik tuh segambreng wantimpres kalau pidato aja masih ngawur ga sesuai kondisi real di lapangan? Dikasih laporan A percaya2 aja, maunya laporab yg bagus2 aja. Gblg".

Sorotan mengenai kredibilitas pidato kenegaraan juga dikritik oleh akun @turmudianto1969 yang menulis opini asli yaitu "Presiden Kok ya Bisa percaya Sama pejabat Bawahannya Malu seharusnya OMON OMON Rakyat dah Muak banyakan pidato yg tak sesuai kenyataan".

Sebagai penutup tanggapan netizen bernama akun @supriyono_ab mengingatkan konsekuensi moral pemimpin dengan menulis kutipan persis yaitu "Tepuk tanganmu akan kau pertanggung jawabkan di dunia dan akherat.".(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung