Repelita Jakarta - Polemik mengenai dokumen pendidikan Joko Widodo kembali menjadi perhatian setelah Dokter Tifa menyampaikan pernyataan melalui akun X @DokterTifa pada Sabtu, 26 September 2026.
Dokter Tifa mengaitkan pernyataan Beathor Suryadi dengan dokumen yang disebut digunakan Jokowi saat mendaftar sebagai Wali Kota Surakarta pada 2005.
ADVERTISEMENT
“Penjelasan Beathor Suryadi ini sungguh mengerikan jika betul-betul sesuai fakta. Jadi menurut beliau, ijazah yang digunakan Jokowi untuk mendaftar Wali kota Surakarta tahun 2005, adalah ijazah yang dipalsukan dari Dumatno Budi Utomo, yang lulusan STIKES atau Sekolah Tinggi Ekonomi Surakarta. Karena itu gelar yang dipakai waktu itu adalah Drs.”
Dokter Tifa kemudian menghubungkan pernyataan tersebut dengan hasil penelitian Bonatua Silalahi yang menurutnya berkaitan dengan dokumen pemilihan Wali Kota Surakarta tahun 2005.
“Sementara data KPU DKI Jakarta tahun 2012, KPU Pusat tahun 2014 dan 2019, Joko Widodo mendaftar Gubernur dan Presiden, menggunakan Fotokopi Ijazah dari Fakultas Kehutanan UGM, dengan gelar Ir.”
Dalam unggahan yang sama, Dokter Tifa menyatakan akan membawa persoalan tersebut ke persidangan perkara yang sedang dijalaninya di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.
“InsyaAllah semua teka-teki siluman Ijazah ini akan kita bongkar dan blender habis pada Sidang Pokok Perkara dr Tifa setiap Kamis di PN Jakarta Timur.”
Dokter Tifa juga menyebut sejumlah nama yang menurutnya akan hadir dalam agenda pembuktian perkara tersebut.
“Dumatno Budi Utomo ada di daftar Saksi. Bonatua Silalahi ada di Daftar Ahli. Beathor Suryadi sudah bersedia juga hadir sebagai Saksi Fakta.”
Unggahan tersebut kemudian ditutup Dokter Tifa dengan pernyataan singkat yang juga ditulisnya dalam unggahan tersebut.
“Semangat blender [👍👍👍]”
Pernyataan Dokter Tifa tersebut merupakan penyampaian atas klaim dan informasi yang ia kaitkan dengan keterangan Beathor Suryadi serta nama-nama yang disebut dalam rencana pembuktian perkara.
Berbagai klaim mengenai dokumen pendidikan Jokowi tersebut masih menjadi bagian dari polemik yang tengah bergulir dalam proses hukum dan perlu dibuktikan melalui fakta serta alat bukti di persidangan. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok
Penjelasan Beathor Suryadi ini sungguh mengerikan jika betul-betul sesuai fakta.
— Dokter Tifa (@DokterTifa) September 26, 2026
Jadi menurut beliau, ijazah yang digunakan Jokowi untuk mendaftar Wali kota Surakarta tahun 2005, adalah ijazah yang dipalsukan dari Dumatno Budi Utomo, yang lulusan STIKES atau Sekolah Tinggi… pic.twitter.com/DensQlp3Rr