Berita, Peristiwa

Vica Korban Tabrakan KRL di Bekasi Kuliahnya Cum Laude, Juga Rajin Ibadah

Repelita.net

29 April 2026 18:52 WIB • 1,139 view

Vica Korban Tabrakan KRL di Bekasi Kuliahnya Cum Laude, Juga Rajin Ibadah
Foto: Istimewa

Repelita Kabupaten Bekasi - Vica Acnia Fratiwi (23), seorang perempuan muda bercita-cita tinggi, menjadi salah satu korban jiwa dalam musibah kecelakaan Kereta Api Argo Bromo Anggrek dengan kereta rel listrik yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin, 27 April 2026 malam.

Kakak kandung korban, Nina (30), menceritakan dengan mata berkaca-kaca bahwa adiknya semula berencana melanjutkan studi ke jenjang pascasarjana karena memiliki ambisi besar dalam pendidikan.

ADVERTISEMENT

"Dia mau kuliah, masih mau S2. Dia kan soalnya ambis (punya ambisi) banget kan. Anaknya pinter kayak gitu kan," ujar Nina saat ditemui di rumah duka di kawasan Telaga Murni, Kabupaten Bekasi, pada Rabu, 29 April 2026.

Vica dikenal sebagai sosok pelajar yang tekun dan luar biasa disiplin, di mana ia mampu menyelesaikan pendidikan sarjananya hanya dalam waktu tiga setengah tahun saja.

Ia lulus dengan predikat cum laude dari Universitas Lampung pada tahun 2024, sebuah pencapaian yang membanggakan sekaligus bukti nyata dedikasi tinggi sang adik terhadap dunia akademik.

"Jadi dia benar-benar kayak kalau misalnya belajar itu bener-bener kayak gitu banget. Iya pas kemarin lulusnya cum laude termasuk," kenang Nina dengan suara lirih.

Selain cerdas dalam urusan akademik, Vica juga dikenang sebagai pribadi yang taat beribadah dan tidak pernah rewel atau neko-neko dalam kesehariannya.

Malam nahas itu, sebelum menaiki kereta rel listrik, Vica sempat melaksanakan salat Magrib terlebih dahulu, sebuah rutinitas yang selalu ia jalankan dengan konsisten.

"Orangnya cantik, pinter, nggak neko-neko, rajin ngaji dia. Rajin ngaji, rajin salat, jadi kayak sebelum dia naik KRL pun itu juga salat Magrib dulu, jadinya kayak 'Ya Allah'," tutur Nina menahan tangis.

Insiden tragis tersebut bermula ketika sebuah kereta rel listrik berhenti di tengah rel di Stasiun Bekasi Timur karena terlibat insiden dengan sebuah taksi.

Warga sekitar kemudian berbondong-bondong mendekat untuk membantu proses evakuasi taksi yang sedang mengalami masalah di jalur kereta.

Di sisi lain, kereta rel listrik lain yang mengarah ke Cikarang juga ikut terhenti di stasiun yang sama akibat dampak kemacetan dari insiden pertama.

Kereta Argo Bromo Anggrek yang melaju dari arah Jakarta kemudian tidak dapat mengantisipasi situasi dan menabrak kereta rel listrik yang sedang terhenti di stasiun tersebut hingga menewaskan 16 orang termasuk Vica.

Kepergian Vica meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, terutama karena ia harus mengubur mimpi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister yang sudah lama ia rencanakan.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung