Arab Saudi, Berita

Trump sebut MBS penjilat di depan forum investor Saudi

Repelita.net

29 March 2026 07:00 WIB • 1,067 view

Trump sebut MBS penjilat di depan forum investor Saudi
Foto: Istimewa

Repelita Miami - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terekam melayangkan komentar bernada merendahkan terhadap Putra Mahkota Arab Saudi, Muhammad bin Salman atau MBS, dalam pidatonya di forum Saudi Investors Forum yang digelar di Miami pada Jumat, 27 Maret 2026.

Dalam rekaman yang dilansir oleh lembaga penyiaran publik Amerika Serikat, C-SPAN, Trump menyampaikan pujian berlebihan terhadap Pangeran MBS yang saat ini merupakan pemimpin de facto Kerajaan Arab Saudi.

ADVERTISEMENT

Dia memiliki sekitar 700 gelar dan saya katakan bahwa dia memiliki lebih banyak gelar daripada manusia mana pun, dia pantas mendapatkannya karena dia adalah seorang pemenang, demikian pernyataan Trump yang mengawali komentarnya tentang MBS.

Namun setelah memuji-muji, Trump justru melontarkan pernyataan yang merendahkan dengan menyebut bahwa MBS kini harus menjilat Amerika Serikat dan tidak menyangka akan mengalami situasi seperti itu.

Dia tak menyangka ini bakal terjadi, dia tak menyangka sekarang harus mencium pantat saya, dia kira saya seperti presiden Amerika lain yang merupakan pecundang di negara yang sedang terpuruk, demikian pernyataan Trump yang menggunakan istilah kasar untuk menggambarkan ketergantungan Arab Saudi.

Dengan kondisi terkini, Trump menyiratkan bahwa MBS mau tidak mau harus bersikap baik kepada Amerika Serikat karena posisi tawar yang kini berubah setelah konflik dengan Iran.

Serang di harus baik-baik dengan saya, bilang sama dia sekarang dia harus baik-baik dengan saya, kata Trump yang disambut gelak tawa dari para peserta forum bisnis yang hadir.

Dalam pidatonya tersebut, Trump juga mengeklaim bahwa sejumlah negara Teluk akan bergabung dengan skema normalisasi hubungan dengan Israel setelah serangan yang dilancarkan terhadap Iran.

Saya bilang Muhammad, kami sudah mengalahkan mereka dan sekarang kita harus mewujudkan Perjanjian Abraham, demikian ujar Trump merujuk pada kesepakatan normalisasi yang ia inisiasi pada periode pertama jabatannya tahun 2020.

Perjanjian Abraham sendiri sebelumnya telah diikuti oleh Bahrain, Uni Emirat Arab, Maroko, dan Sudan yang bergabung dalam normalisasi hubungan dengan Israel dengan imbalan bantuan militer dari Amerika Serikat.

Pernyataan Trump yang merendahkan sekutu dekat Amerika Serikat ini muncul di tengah dukungan yang selama ini diberikan oleh Arab Saudi kepada Washington dalam konflik melawan Iran yang masih berlangsung.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung