Berita, Nasional

Soroti Syarat S1 Gibran Palti Hutabarat Sebut Pihak Jokowi Keliru Soal Aturan Kampus MDIS Luar Negeri

Repelita.net

07 October 2026 13:31 WIB β€’ 140 view

Soroti Syarat S1 Gibran Palti Hutabarat Sebut Pihak Jokowi Keliru Soal Aturan Kampus MDIS Luar Negeri
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Pegiat media sosial Palti Hutabarat menyoroti polemik keabsahan kualifikasi pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pasca-sidang persidangan sengketa berkas negara.

Sanggahan keras mengenai mekanisme pendaftaran perguruan tinggi luar negeri tersebut diunggah kembali demi mengkritisi pemahaman tim pembela sang pejabat nasional.

ADVERTISEMENT

Informasi tertulis mengenai desakan verifikasi tata cara perkuliahan asing itu disebarluaskan oleh akun @paltiwest pada 7 Oktober 2026.

Ini Pak Jokowi dan ahli Gibran tolong disadarkan dong ini anak.. Ini orangnya masih mabok ga jelas.. Dah dibilang ga perlu lulus SMA biar bisa S1 di MDIS kok masih ngomong harus lulus.. Cek dong websitenya MDIS Bran.. Malu kita ini punya Wapres Plenger ga jelas..

Pernyataan publik yang mempertanyakan keabsahan jenjang kelulusan tersebut langsung memicu respons riuh serta benturan opini di kalangan netizen.

Seorang warganet melalui akun @kelik_2000 memberikan analisis tandingan mengenai regulasi akademik internasional dengan menuliskan, "π˜Ώπ™žπ™‘π™ͺ𝙖𝙧 π™£π™šπ™œπ™šπ™§π™ž π™€π™§π™œ 𝙒𝙖π™ͺ 𝙠π™ͺπ™‘π™žπ™–π™ π™œπ™  𝙗π™ͺ𝙩π™ͺ𝙝 π™žπ™Ÿπ™–π™―π™–π™ 𝙨𝙒𝙖.... π™Žπ™–π™’π™¨π™ͺπ™ͺπ™ͺπ™ͺ𝙑𝙑𝙑𝙑".

Sentimen ketidakpuasan berupa cibiran terhadap karakter sang wakil presiden pun mengalir deras di kolom komentar unggahan tersebut.

Hal itu terlihat dari respons spontan pemilik akun @serenada94 yang menuliskan sindiran berupa, "si plenger @gibran_rakabuming πŸ˜ƒπŸ˜ƒπŸ˜ƒ muka badak nggak tau malu".

Tudingan mengenai adanya manipulasi informasi riwayat pendidikan terus digulirkan oleh masyarakat digital guna mengawal integritas pimpinan nasional.

Asumsi tersebut disampaikan secara terbuka oleh pengguna akun @abby_amr melalui kalimat tertulis asli yang berbunyi, "Hahaha udh kosong kang boong lagi🀣🀣".

Kendati demikian, muncul pembelaan dari kubu kontra-narasi yang menilai gerakan kritik massal ini merupakan agenda terstruktur yang tidak tepat sasaran.

Tuduhan balik itu dilayangkan secara frontal oleh pemilik akun @davidfrederik dengan menuliskan ketikan teks asli berupa, "@pdiperjuangan kalian sekali lagi Salah Langkah 🀣🀣🀣 Kerahin BUZZER SAMPAH KALIAN modelan begini πŸ‘ŽπŸ‘ŽπŸ‘Ž".(*)

Editor: 91224 R-ID Elok





View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung