Repelita Jakarta - Gelombang kemarahan masyarakat siber di jejaring sosial instagram.com kian memuncak seiring terjadinya insiden kerusuhan suporter sepak bola nasional secara beruntun di berbagai wilayah.
Publik beramai-ramai menyerbu kolom komentar akun berita nasional demi meluapkan kekecewaan mendalam atas ketidakmampuan federasi sepak bola dalam meredam aksi anarkisme penonton di dalam stadion.
ADVERTISEMENT
Di tengah desakan evaluasi total kepengurusan organisasi oleh jajaran parlemen, sebuah reaksi sarkastik dari warganet mendadak menjadi pusat perhatian pemirsa karena menyasar langsung sang ketua umum.
Seorang pengguna media sosial dengan alamat identitas digital @anrptra menumpahkan sindiran getirnya melalui sebuah kalimat pendek berbunyi “Tolong Pak Erik, hukum Pak Tohir,”.
Cuitan menggelitik bernada frustrasi tersebut diunggah pada pertengahan Mei dua ribu dua puluh enam guna menyindir peran ganda sang pejabat negara yang dinilai memicu adanya benturan kepentingan sistemik.
Masyarakat mendesak adanya reformasi total tata kelola kompetisi sepak bola tanah air agar catatan hitam tragedi kemanusiaan masa lalu tidak terus terulang akibat kelalaian manajemen pengawasan di lapangan.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok