Berita, Nasional

Said Didu Soroti Antrean BBM Nasional, Sindir Menteri ESDM Tetap Dipuji Presiden

Repelita.net

14 September 2026 21:54 WIB • 495 view

Said Didu Soroti Antrean BBM Nasional, Sindir Menteri ESDM Tetap Dipuji Presiden
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Muhammad Said Didu menyoroti kondisi antrean bahan bakar minyak (BBM) yang disebut terjadi di berbagai wilayah Indonesia melalui unggahan di akun X @msaid_didu pada Senin, 14 September 2026.

Dalam unggahan tersebut, Said Didu mengomentari situasi antrean BBM sekaligus mempertanyakan sikap Presiden yang menurutnya tetap memberikan apresiasi kepada Menteri ESDM.

ADVERTISEMENT

“Seluruh Indonesia seperti ini - tapi Menteri ESDM selalu dipuji oleh Presiden”

Pernyataan itu disampaikan Said Didu dengan mengutip unggahan Susno Duadji yang menggambarkan kondisi antrean BBM panjang hingga berdampak pada kelancaran lalu lintas.

Susno Duadji melalui akun @susno2g menuliskan kondisi antrean tersebut dalam unggahan yang kemudian dikutip Said Didu.

“Antre BBM panjang sampai sekian kilo meter memacetkan jalan raya di seluruh negeri konoha sdh jadi pemandangan tdk aneh di negeri konoha , (1)”

Unggahan Said Didu kemudian mendapatkan berbagai respons dari pengguna X yang memberikan pandangan berbeda mengenai kondisi distribusi BBM, kebijakan pemerintah, hingga posisi Menteri ESDM.

Akun @Abu_azzam_xx menilai persoalan tersebut berkaitan dengan cara Presiden memperoleh informasi mengenai kondisi di lapangan.

“Karena presidennya hanya nunggu laporan tidak pernah tahu keadaan yang sebenarnya”

Sementara akun @anNOOOR90 mengomentari persoalan pergantian pejabat dan mengaitkannya dengan sosok yang disebut masih berada dalam pemerintahan.

“Dia tak berani mecat orangnya Jokowi pak.”

Akun @Romijuliwanda memilih memberikan tanggapan bernada sindiran mengenai kondisi pelayanan BBM.

“A: Urusan BBM lancar, Lil? B: Sangat lancar, Bos !!! A: Bagus !! ;-)))”

Komentar lain disampaikan akun @Muslich_Ahmad yang membandingkan posisi Bahlil dengan Purbaya Yudhi Sadewa serta menyampaikan kritik terhadap keberanian Presiden dalam mengambil keputusan.

“Bowo ga berani Puang sama Bahlil, coba dicek dibelakang Bahlil ada siapa saja. Kalo Purbaya beda, dibelakangnya ga ada siapa² kan? Presiden penakut. pidato saja menggelegar. Nyalinya ciut.”

Akun @volterposisi juga menyampaikan tudingan mengenai hubungan politik sejumlah tokoh dengan pemerintahan sebelumnya.

“Bahlil itu titipan JOKOWI ANAK GERWANI mana berani Wowo ganti .. bisa di bongkar Mega korupsi pembelian pesawat & food estate Wowo”

Sementara akun @jamesysj8 mengaitkan persoalan BBM dengan kebijakan kendaraan listrik dan kemungkinan perubahan harga maupun ketersediaan sejumlah jenis BBM.

“Semua pasti atas arahan presiden krn dia kan lg jualan motor listrik dan bentar lg mgkin mobil listrik, pertamax bentar lg naik jg dan pertalite hilang, demo akan naik lg bisa lebih chaos”

Akun @PRajagukgu38321 menanggapi pernyataan mengenai pujian terhadap Menteri ESDM dengan mempertanyakan kualitas pihak yang memberikan apresiasi tersebut.

“kualitas org yg muji2nya gmn dulu?”

Komentar lainnya datang dari akun @kiwalipitu yang membandingkan persoalan pencopotan pejabat dengan posisi Menteri Keuangan.

“Bukannya Bahlil yang dicopot TDK bisa bekerja malah Menteri Keuangan 😇😇😇 yang senang mengamankan penghasilan keuangan Negara.”

Rangkaian tanggapan tersebut memperlihatkan bahwa unggahan Said Didu mengenai antrean BBM memicu perdebatan luas di media sosial, terutama mengenai kondisi distribusi energi dan penilaian terhadap kinerja pejabat pemerintah.

Pernyataan para pengguna X dalam unggahan tersebut merupakan pandangan dan komentar pribadi masing-masing akun, sementara kondisi antrean BBM serta penilaian terhadap kinerja pejabat tetap memerlukan verifikasi berdasarkan data dan keterangan resmi.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung