Repelita Jakarta - Paparan program kerja terobosan terbaru mengenai skema pengawasan distribusi logistik komoditas pangan nasional dilaporkan memicu gelombang kritik bernada sindiran tajam dari publik.
ADVERTISEMENT
Rencana penerapan instrumen digital canggih berskala kecerdasan buatan pada lini operasional penyediaan konsumsi dinilai terlampau rumit serta tidak efisien untuk diimplementasikan di lapangan.
Runtunan ulasan miring mengenai konsep sosialisasi sistem manajerial tersebut disebarluaskan secara masif melalui unggahan pada platform media sosial Threads oleh akun @satriyo.arkatama.
Berdasarkan laporan amatan warganet yang dirilis pada hari Jumat tanggal 30 Oktober 2026 model presentasi program simulasi yang diperlihatkan jajaran otoritas terkesan berlebihan.
Pihak pemohon mengklaim bakal memanfaatkan integrasi sensor jaringan kamera pengawas pintar guna memantau higienitas para petugas dapur serta mendeteksi potensi kontaminasi zat beracun secara real-time.
Kalian harus liat aib ini! Dia ini abis presentasi MBG 2.0, ala-ala Steve Jobs, serba canggih katanya mau pake CCTV AI super, ketik narasi kritis dari akun @satriyo.arkatama.
Kritik tajam netizen juga menyoroti penggunaan visual lambang negara burung garuda bentukan Badan Gizi Nasional yang diduga diproduksi secara instan lewat aplikasi generator gambar gratisan.
Ketidakmatangan konsep integrasi fungsional tersebut dinilai berpotensi melahirkan beban psikologis tambahan bagi jajaran staf terbawah akibat ketatnya sistem pengawasan jarak jauh.
Dapur segitu banyaknya se-Indonesia trs mau dipantau 1 1 by cctv? buset burn out itu staffnya ngadepin banyak notippp, ketik keluhan dari akun @cantikk.ayu.
Sejumlah kalangan menyarankan agar pemerintah sebaiknya mengalihkan alokasi fiskal menuju skema penyaluran bahan baku pangan mentah secara langsung kepada masyarakat kelas bawah.
Langkah simplifikasi dinilai jauh lebih realistis ketimbang memaksakan model startup digital yang membutuhkan biaya operasional besar namun minim kontribusi bagi perbaikan gizi publik.
MBG lama2 kaya startup yg udah dapet funding gede tp revenuenya kecil, tp business modelnya dipaksain trus2an, tandas komentar bernada analogi dari akun @dwilliamhs (*)
Editor: 91224 R-ID Elok
View on Threads