Berita, Nasional

Roy Suryo Sebut Raja Jawa Palsu Marahi Kuasa Hukumnya hingga Gebrak Meja di Hotel Sunan Solo

Repelita.net

24 May 2026 14:26 WIB • 879 view

Roy Suryo Sebut Raja Jawa Palsu Marahi Kuasa Hukumnya hingga Gebrak Meja di Hotel Sunan Solo
Foto: Istimewa

Repelita Solo - Perkembangan mengejutkan datang dari pusaran kasus dugaan pencemaran nama baik terkait keabsahan dokumen kelulusan mantan kepala negara menyusul adanya klaim persamuhan emosional.

Sosok tersangka utama, Roy Suryo, secara terbuka membeberkan informasi mengenai adanya aksi kemarahan besar dari figur yang ia sebut sebagai penguasa tradisional semu di wilayah Jawa Tengah.

ADVERTISEMENT

Dalam penuturannya, mantan menteri tersebut mengungkapkan bahwa figur penting itu sengaja mengumpulkan seluruh jajaran penasihat hukumnya pada sebuah akomodasi penginapan komersial di kawasan Surakarta.

Agenda yang awalnya dirancang sebagai forum koordinasi internal tersebut mendadak berubah menjadi tegang lantaran sang tokoh meluapkan amarahnya hingga memukul fasilitas meja di hadapan para advokat.

Tindakan luapan emosi tersebut disinyalir dipicu oleh rasa tidak puas serta kekecewaan mendalam atas lambatnya progres penuntasan perkara hukum yang tengah bergulir di tingkat penyidikan formal.

Pernyataan kontroversial mengenai situasi internal tim hukum itu disampaikan secara langsung oleh sang pakar telematika saat mengisi program dialog interaktif pada sebuah stasiun televisi nasional hari Sabtu.

“Katanya kan dia (di Solo) lagi ngumpulin orang-orang, bocorannya, bocor alusnya, di Hotel Sunan dia ngumpulin kuasa-kuasa hukum kemudian gebrak meja,” kata Roy.

“Katanya cuma 3 bulan, 4 bulan. Nyatanya nggak kan. Memang kemudian dikatakan, lah soalnya dia takut, dia nggak mau datang kalau bukan persidangan yang ini.”

Ketika didesak lebih jauh oleh pemandu acara untuk memperjelas identitas oknum yang melakukan aksi peluapan amarah tersebut, sang terlapor enggan menyebutkan nama asli secara gamblang.

Kendati demikian, dirinya meyakinkan pemirsa bahwa petunjuk mengenai profil pelaku sudah sangat benderang bahkan diklaim terdokumentasikan secara kuat melalui sebuah rekaman video amatir.

“Dia yang gebrak meja itu, sudah jelas yang raja jawa palsu itu, ada videonya itu,” ucap Roy.

Informasi mengenai adanya insiden pembongkaran kemarahan di dalam ruang pertemuan hotel tersebut langsung ditanggapi secara terpisah oleh Sekretaris Jenderal organisasi advokat Peradi Bersatu, Ade Darmawan.

Pihak perwakilan hukum yang turut menjadi pelapor dalam perkara ini meyakini bahwa tuduhan yang dilayangkan oleh mantan anggota legislatif tersebut sama sekali tidak merujuk pada sosok Joko Widodo.

Menurut pandangannya, dinamika komunikasi yang terjadi dalam internal tim pembela hukum mantan presiden tersebut sejatinya hanya berupa penyampaian evaluasi biasa mengenai durasi penanganan kasus yang dinilai berlarut-larut.

“Saya rasa kalau tim hukum Insinyur Bapak Joko Widodo hanya menyampaikan, mungkin ada bentuk-bentuk kekecewaan saja, bahwa ini terlalu lama,” kata Ade.

“Artinya Bapak Insinyur Bapak Joko Widodo dan teman-teman lain tergantung ini atau menggantungkan.”

Sebagai catatan hukum, institusi profesi advokat tersebut merupakan pihak yang menyeret sang ahli telematika ke ranah kepolisian atas dugaan penyebaran narasi bohong dan penghasutan publik.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung