Berita, Nasional

Profesor Henri Subiakto: Dinasti Jokowi Seolah Sudah Siap Menggantikan Prabowo?

Repelita.net

23 August 2026 00:24 WIB • 661 view

Profesor Henri Subiakto: Dinasti Jokowi Seolah Sudah Siap Menggantikan Prabowo?
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Analisis kritis mengenai keakraban para pemimpin negara saat perayaan hari kemerdekaan di istana disampaikan Guru Besar Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga Profesor Henri Subiakto.

Pandangan tersebut ia jabarkan secara terbuka dalam diskusi di kanal YouTube Forum Keadilan TV.

ADVERTISEMENT

"Melalui diskusi di saluran YouTube Forum Keadilan TV, dirinya membaca adanya pesan tersirat dari keakraban yang diperlihatkan oleh tokoh-tokoh utama tersebut."

Pertemuan para elite nasional tersebut dipandang bukan sebatas agenda seremoni tahunan melainkan penyampaian sinyal politik secara visual kepada publik.

"Fenomena bertemunya para pemimpin ini dinilai bukan sekadar seremoni biasa melainkan sebuah bentuk pernyataan visual kepada publik."

Henri menilai kehadiran sosok presiden bersama wakilnya memperlihatkan dinamika relasi kekuasaan yang sangat khas.

"Menurut pandangan Henri Subiakto dalam tayangan video YouTube tersebut, keberadaan figur presiden terdampingi oleh wakilnya menunjukkan relasi kuasa yang unik."

Lingkaran kekuasaan saat ini disinyalir memberi petunjuk terkait kesiapan kelompok tertentu untuk memegang peran kepemimpinan yang lebih dominan.

"Pihaknya melihat bahwa lingkaran kekuasaan saat ini seolah memberikan sinyal mengenai kesiapan elemen tertentu untuk mengambil peran lebih besar di masa depan."

Keberadaan dinasti politik dianggap telah menempatkan posisinya secara terukur dalam peta perpolitikan tanah air.

"Dinasti politik yang ada dinilai telah memosisikan diri secara strategis dalam konstelasi kepemimpinan nasional."

Isu potensi pergeseran peta stabilitas politik di tingkat elite turut menjadi sorotan dalam pemaparannya.

"Lebih lanjut dalam ulasan video YouTube Forum Keadilan TV, sang pakar menjabarkan analisis kritisnya mengenai potensi kerawanan stabilitas di tingkat elit."

Situasi dinilai berpotensi bergerak sangat cepat jika terjadi perubahan mendadak pada kepemimpinan puncak kepresidenan.

"Dirinya berpendapat bahwa situasi politik dapat menjadi sangat dinamis apabila terjadi perubahan mendadak pada posisi pemegang mandat tertinggi negara."

Proses transisi jabatan dari wakil presiden menuju kursi kepemimpinan utama mengandung potensi risiko bagi kelangsungan pemerintahan.

"Kenaikan posisi dari tingkat wakil menuju kursi utama dipandang memiliki risiko tersendiri bagi jalannya roda pemerintahan."(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung