Repelita [Jakarta] - Presiden Prabowo kembali melontarkan pernyataan mengenai adanya pihak-pihak yang menjadi penyandang dana di balik berbagai aksi demonstrasi belakangan ini.
Peringatan keras disampaikan kepada aktor-aktor tersebut agar segera menghentikan aktivitasnya karena pemerintah diklaim sudah mengantongi identitas mereka.
ADVERTISEMENT
Isu ini menjadi sorotan tajam setelah munculnya pengakuan dari sejumlah siswa yang mengaku menerima bayaran untuk terlibat dalam pengakuan.
Dalam kesaksian yang beredar, sejumlah mahasiswa tersebut bahkan sempat menyebut keterlibatan pihak kepolisian dalam mendanai aksi massa yang mereka lakukan.
Wartawan senior Edy Mulyadi dalam ulasannya di Bang Edy Channel juga menyoroti kejanggalan di balik pernyataan berulang kepala negara tersebut.
Menurutnya, pernyataan Presiden mengenai penguasaan data pelaku makar hendaknya segera diikuti dengan tindakan hukum nyata, bukan sekadar peringatan.
“Presiden punya semua perangkat untuk mengeksekusi, bukan sekadar meluncurkan wacana,” tegas Edy dalam kanal miliknya tersebut.
Publik kini menuntut agar pemerintah tidak sekedar melontarkan wacana ke ruang publik, melainkan segera melakukan eksekusi hukum bagi mereka yang terbukti melakukan upaya makar.
Ketidakjelasan sikap pemerintah dalam menindak tegas aktor intelektual ini menambah daftar panjang skeptisisme masyarakat terhadap penegakan hukum di tanah air. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok