Berita, Nasional

Prabowo Tepis Isu Indonesia Gelap: Kalau Mau Kabur, Mungkin ada yang mau kabur ke Yaman "Silakan"

Repelita.net

29 April 2026 16:36 WIB • 939 view

Prabowo Tepis Isu Indonesia Gelap: Kalau Mau Kabur, Mungkin ada yang mau kabur ke Yaman "Silakan"
Foto: Istimewa

Repelita Cilacap - Presiden RI Prabowo Subianto dengan tegas menolak anggapan "Indonesia gelap" yang belakangan ramai disuarakan sejumlah pihak, seraya menilai narasi tersebut sama sekali tidak mencerminkan kondisi riil tanah air saat ini.

Pernyataan keras itu disampaikan Prabowo saat menghadiri acara peletakan batu pertama proyek hilirisasi nasional yang berlangsung di Cilacap pada Rabu, 29 April 2026.

ADVERTISEMENT

"Terus kita dibikin apalagi, Indonesia gelap. Matanya buram, Indonesia gelap. Indonesia terang," ujar kepala negara dengan nada tegas di hadapan para hadirin dalam acara tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, orang nomor satu di republik ini juga menanggapi secara terbuka pihak-pihak yang menyatakan keinginan untuk meninggalkan Indonesia.

Ia mempersilakan mereka yang merasa kondisi dalam negeri tidak baik untuk pergi ke luar negeri tanpa harus menimbulkan kegaduhan di dalam negeri.

"Ada yang mau kabur, kabur saja," kata Prabowo dengan santai sembari menyebut beberapa negara sebagai tujuan alternatif, termasuk Yaman.

"Kau kabur saja ke sana. Mungkin ada yang mau kabur ke Yaman. Silakan. Mau kabur ke mana," lanjutnya memberikan pernyataan yang langsung mengundang perhatian publik.

Prabowo menilai pandangan bahwa Indonesia berada dalam kondisi "gelap" lahir dari informasi yang tidak utuh dan pemahaman yang dangkal terhadap situasi kebangsaan.

Ia meminta masyarakat, khususnya mereka yang kerap menyuarakan kritik, untuk membuka mata melihat data dan perkembangan global secara lebih komprehensif.

"Hei orang-orang pintar, bukalah berita, lihatlah kita ditempatkan sebagai tempat paling aman di dunia saat ini. Kabur saja deh, biar kita tidak gaduh," ujarnya dengan nada menyindir.

Di akhir rangkaian pernyataannya, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah akan tetap fokus bekerja untuk kepentingan rakyat di tengah berbagai kritik yang terus bermunculan.

"Apapun yang terjadi, kita hanya mau kerja untuk rakyat. Jadi saya ke sini untuk menghargai pekerjaan kalian," tutup kepala negara mengakhiri pidatonya di hadapan para pekerja proyek hilirisasi.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok



TAGS: #

Komentar (1)

T
Teguh Pribadi Wibowo 29/04/2026

Lha kalo sekarang baru tahapan INDONESIA GELAP bgmna dgn OMON OMON PASCA PILPRES bahwa INDONESIA HANCUR 2030 melebihi bahasa ke GELAP an itu sendiri BOS

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung