Berita, Nasional

Prabowo Diminta Selamatkan Indonesia dari Musibah, Polemik Pendidikan Gibran Kembali Mengemuka

Repelita.net

04 October 2026 17:27 WIB • 108 view

Prabowo Diminta Selamatkan Indonesia dari Musibah, Polemik Pendidikan Gibran Kembali Mengemuka
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Pernyataan mengenai kondisi bangsa dan pemerintahan kembali disampaikan akun @LiterasiRakyat melalui unggahan di X pada 3 Oktober 2026 pukul 12.57 WIB.

Dalam unggahan tersebut, @LiterasiRakyat menyampaikan pesan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto mengenai situasi yang dinilai sedang dihadapi Indonesia.

ADVERTISEMENT

“Jika Prabowo sayang pada bangsa Indonesia, cinta pada negara Indonesia, bahkan rela bertaruh nyawa demi bangsa dan negara, maka, selamatkan Indonesia dari musibah dan malapetaka ini!.”

Unggahan itu kemudian mendapat sejumlah tanggapan dari pengguna X yang membahas persoalan pendidikan Gibran, posisi Wakil Presiden, hingga evaluasi pemerintahan.

Salah satu tanggapan datang dari akun @midhangste pada 3 Oktober 2026 yang menuliskan klaim mengenai riwayat pendidikan Gibran dan menyebut adanya keterangan dari dua atase pendidikan di Singapura serta Australia.

“GIBRAN CM LULUSAN SD 2 Atase pendidikan di SG n Ausie: tdk ada arsip pendidikan gibran Jd dia ga sekolah di OPSS dan UTS Insearch Krn ga ada data,di MDIS cm datang pas wisuda utk foto n terima ijazah Menurut Prokompin Solo, gibran sdh ke LN wkt msh SMP Berarti ga smp lulus SMP”

Menanggapi unggahan tersebut, @LiterasiRakyat kemudian menulis pada 3 Oktober 2026 bahwa persoalan tersebut masih menunggu pembuktian lebih lanjut.

“Nanti akan terkuak juga kebenarannya”

Tanggapan lain disampaikan akun @treds789 yang menyoroti persoalan Surat Keterangan Penyetaraan pendidikan dalam perkara yang berkaitan dengan Wakil Presiden.

Akun tersebut menulis, “Yth. para Hakim MK.. Kalo mlihat pnjelasan dr gbr. ini mk #sumber mSalah dlm kasus adm. Wapres kita ini adalah : adanya #mal_adm. pd Suket dr Kemendikbudnas yg ttap mnyatakan Cawapres kita ini sdh punya kualifikasi Pnddkan setara SMA pdhal Beliau #Tdak_Lulus program tsb !! 🤔”

Sementara itu, akun @GortapHosari mempertanyakan dasar hukum atas usulan agar Gibran mundur dari jabatan Wakil Presiden serta konsekuensi politik yang mungkin muncul apabila hal tersebut terjadi.

“Apa dasar hukumnya sehingga Denny Indrayana mengusulkan Gibran mundur? Lalu, siapa yg akan menggulingkan Prabowo kalau Gibran tidak mundur? Berbangsa dan bernegara itu ada aturan mainnya.”

Akun @yusuf3dfq juga kembali mengangkat unggahan lama bertanggal 1 Juni 2025 yang ditujukan kepada Presiden Prabowo, Gibran, dan Mahkamah Konstitusi.

Dalam unggahan tersebut, Jusuf Wibisono menulis, “Kepada Yth ; Presiden @prabowo Karena banyak diksi saya di th 2023 terbukti di th 2024 & Th 2025,dg surat terbuka ini Suya mohon segera di evaluasi @gibran_tweet sebagai Wakil Presiden ; 1.Awal 2023 design @jokowi menghalalkan segala cara untuk tetap berkuasa pun terbukti;”

Selain itu, akun @RosoSuwi menyampaikan dukungan terhadap pemberantasan korupsi melalui tanggapan singkat di kolom percakapan.

“Saya dukung,,terutama Pelaku Korupsi,,dulu,, di Musnahkan,,penyakit utama Bangsa ini,,yg sangat mengganggu,jalanya,, Indonesia,berkembang.”

Percakapan tersebut juga memuat komentar bernada keras dari akun @volterposisi yang menyerang sejumlah tokoh dan menyerukan hukuman berat.

Komentar-komentar yang muncul dalam percakapan itu menunjukkan beragam respons pengguna terhadap isu pemerintahan, pendidikan Gibran, serta persoalan hukum dan politik yang sedang menjadi perhatian publik.

Sementara itu, unggahan utama @LiterasiRakyat pada 3 Oktober 2026 tetap berisi seruan kepada Prabowo agar mengambil langkah yang menurut akun tersebut diperlukan untuk mencegah persoalan yang disebut sebagai “musibah dan malapetaka” bagi Indonesia.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung