Berita, Timur Tengah

Militer Israel Perkirakan Hizbullah Mampu Luncurkan 200 Roket per Hari ke Wilayahnya

Repelita.net

06 April 2026 18:57 WIB • 964 view

Militer Israel Perkirakan Hizbullah Mampu Luncurkan 200 Roket per Hari ke Wilayahnya
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Channel 12 Israel melaporkan perkiraan dari militer Israel yang menunjukkan bahwa gerakan Hizbullah Lebanon sanggup meluncurkan sekitar 200 roket setiap hari ke wilayah Israel selama lima bulan ke depan.

Menurut laporan tersebut, meskipun mendapat tekanan militer yang intens, Israel Defense Forces (IDF) meyakini bahwa Hizbullah masih mempertahankan semacam ekonomi senjata di tengah konflik.

ADVERTISEMENT

Konsep ekonomi senjata ini memungkinkan kelompok Lebanon tersebut untuk terus meluncurkan serangan roket dan pesawat tak berawak dengan intensitas tinggi ke dalam wilayah Israel.

IDF memperkirakan Hizbullah menargetkan kemampuannya untuk mempertahankan laju penembakan hampir 200 operasi per hari selama lebih dari lima bulan ke depan.

"Penilaian Militer Israel menunjukkan bahwa Hizbullah dengan cermat mengelola persediaan rudal dan roketnya, dan mengasumsikan keberadaan ratusan platform peluncuran," kata laporan itu sebagaimana dikutip pada Minggu, 5 April 2026.

Peluncur-peluncur roket tersebut sebagian besar berada di utara Sungai Litani yang tersebar di dalam rumah dan daerah pemukiman untuk mempersulit deteksi serta penghancurannya dari udara, tambah laporan tersebut.

Sebaliknya, menurut laporan yang sama, militer Israel menunjuk pada celah dalam struktur Hizbullah termasuk terputusnya hubungan antara kepemimpinan pusat di Beirut dan kelompok bersenjata di Lebanon selatan.

Celah lainnya adalah penurunan moral yang signifikan di kalangan anggota Hizbullah, penurunan perekrutan, serta upaya mereka untuk menghindari konfrontasi langsung dengan IDF.

Menurut sumber-sumber dalam laporan tersebut, Israel masih menolak untuk mengaitkan jalannya perang di Lebanon dengan Iran.

Israel bersikeras untuk melanjutkan operasi militer di wilayah Lebanon hingga area di selatan Sungai Litani menjadi zona demiliterisasi sepenuhnya, baik oleh tentara Israel maupun tentara Lebanon.

Narasumber itu menekankan bahwa keamanan sejati bagi penduduk Israel utara hanya akan tercapai dengan cara ini.

Israel juga mengeluarkan peringatan langsung kepada kepemimpinan Hizbullah saat ini dengan menargetkan Sekretaris Jenderal mereka.

Sumber-sumber keamanan Israel mengatakan kepada Channel N12 bahwa Sekretaris Jenderal Hizbullah, Naim Qassem, kini menjadi target pembunuhan oleh IDF.

Para narasumber informasi itu menekankan bahwa Qassem sudah di depan mata dan setiap kesempatan praktis akan dimanfaatkan untuk bertindak melumpuhkannya.

Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi intensif yang menargetkan kepemimpinan Hizbullah dan kemampuannya yang semakin berkembang di utara perbatasan, menurut laporan berbahasa Ibrani tersebut.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung