Berita, Nasional

[MENOHOK] Luhut Akui Perencanaan Makan Bergizi Gratis Buru-buru, Tere Liye: Giliran Kacau Baru Ajak Publik Maklum, "Kitaaa? Elu doang kali. Temen-temen elu

Repelita.net

28 June 2026 00:43 WIB • 1,008 view

[MENOHOK] Luhut Akui Perencanaan Makan Bergizi Gratis Buru-buru, Tere Liye: Giliran Kacau Baru Ajak Publik Maklum, "Kitaaa? Elu doang kali. Temen-temen elu
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, secara terbuka mengakui adanya kelemahan dalam perencanaan awal Program Makan Bergizi Gratis yang dinilai terburu-buru.

Dia menyayangkan minimnya kajian komprehensif yang dilakukan sejak awal sehingga memicu silang pendapat yang seharusnya tidak perlu terjadi jika persiapan dilakukan dengan benar.

ADVERTISEMENT

“Jadi kita habis waktu berdiskusi dengan sesama kita, yang sebenarnya tidak perlu terjadi kalau dari awal perencanaannya, studinya, dilakukan dengan tepat,” ungkap Luhut dalam sebuah seminar.

Kritik tajam datang dari penulis sekaligus akuntan, Tere Liye, yang menanggapi pernyataan tersebut melalui akun media sosialnya dengan menyoroti penggunaan kata ganti "kita".

https://www.facebook.com/share/p/1A9t234r56/

"Kitaaa? Elu doang kali. Temen-temen elu. Yang lain itu sudah sejak Prabowo belum dilantik jadi Presiden sudah wanna-wanti, sudah ngingetin. Tulisan-tulisan di kolom Kompas, media-media nasional. Elu ke mana saja? Baca gak masukan-masukan tersebut?" tulis Tere Liye dalam unggahannya.

Dia menambahkan sindiran bahwa pihak pemerintah sering kali hanya ingin berbagi beban saat terjadi kegagalan, namun enggan mengapresiasi masukan publik saat program berjalan.

"Giliran sukses, klaim kerja keras kalian. Giliran kacau balau, ngajak-ngajak," tambah Tere Liye.

Luhut mengakui masalah muncul di lapangan karena akurasi data wilayah 3T tidak sesuai ekspektasi meski anggaran telah digelontorkan untuk program tersebut.

"Karena ini sudah kejadian, enggak bisa dipotong begitu saja. Karena 3T yang dibilang itu ternyata banyak yang enggak benar, padahal sudah keluar uangnya," jelasnya.

Dewan Ekonomi Nasional saat ini tengah berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional untuk melakukan perbaikan atas kekacauan data yang terjadi di lapangan.

"Tim Makan Bergizi juga mengundang Dewan Ekonomi tadi malam rapat dan kita memberikan masukan-masukan, ternyata memperbaiki yang sebenarnya enggak perlu diperbaiki kalau kita mulai dari nol," lanjutnya.

Mantan Menko Marves ini meminta masyarakat agar tidak terburu-buru melayangkan prasangka buruk dan memberikan waktu bagi pemerintah untuk melakukan evaluasi secara bertahap.

“Jadi kita tidak perlu terlalu cepat buruk sangka lah mengenai ini. Memang kemarin kita mungkin kurang karena langsung bikin gede, tanpa melakukan piloting,” tegas Luhut. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok




TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung