Berita, Viral Sosmed

Kritik Pedas Akun itsquaileggs Soroti Kerabat Prabowo di BI Pasca Rupiah Tembus Tujuh Belas Ribu Lima Ratus

Repelita.net

13 May 2026 14:15 WIB • 733 view

Kritik Pedas Akun itsquaileggs Soroti Kerabat Prabowo di BI Pasca Rupiah Tembus Tujuh Belas Ribu Lima Ratus
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Gelombang sentimen negatif masyarakat di jejaring digital kian memuncak seiring terpuruknya nilai tukar mata uang domestik yang menyentuh level terendah baru.

Masyarakat menumpahkan kegelisahan mendalam di platform media sosial X karena depresiasi mata uang garuda dinilai berdampak langsung pada stabilitas ekonomi sektor riil.

ADVERTISEMENT

Aksi saling lempar argumen mengenai penyebab jatuhnya nilai tukar tersebut memicu perdebatan sengit terkait independensi kebijakan moneter nasional yang dituding mulai terkooptasi kepentingan politik.

Seorang pengguna platform X dengan alamat akun x.com @itsquaileggs melayangkan kritik tajam yang diunggah secara terbuka pada tanggal dua belas Mei dua ribu dua puluh enam pukul empat belas lebih lima puluh tiga menit.

Melalui cuitan digitalnya tersebut pemilik akun menuliskan kritik keras yang berbunyi "Padahal di BI ada poakan prawwo. Intinya sumber kehancuran adalah nonokotil dan keluarganya.".

Pernyataan publik tersebut merespons unggahan akun @nozelism yang menyisipkan sebuah rekaman visual dengan teks keluhan berbunyi "Briefingnya gini mulu. Bosen.".

Di sisi lain polemik ini juga memotret upaya penggiringan opini publik dari sebagian pihak yang mencoba melokalisasi akar permasalahan finansial tersebut agar tidak melebar ke ranah eksekutif.

Hal itu terlihat dari munculnya tanggapan dari salah seorang warganet dengan identitas digital DILCATMEME yang berbunyi "urusan rupiah mah tanya BI ngapain giring opini ke pak Purbaya dan ke wowo".

Berdasarkan rilis dokumentasi data visual yang beredar luas di jagat maya pergerakan nilai tukar rupiah dilaporkan kian melemah hingga menembus angka tujuh belas ribu lima ratus tujuh belas per dolar amerika serikat pada waktu pagi hari.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung