Berita, Nasional

Jokowi-Gibran Kembali Disorot soal Dokumen Pendidikan, Said Didu Ungkap Prediksi Dua Peristiwa yang Menurutnya Bisa Terjadi Bersamaan

Repelita.net

12 August 2026 01:20 WIB • 558 view

Jokowi-Gibran Kembali Disorot soal Dokumen Pendidikan, Said Didu Ungkap Prediksi Dua Peristiwa yang Menurutnya Bisa Terjadi Bersamaan
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Pegiat sosial Muhammad Said Didu kembali mengangkat polemik mengenai keabsahan berkas akademik mantan pemimpin negara serta wakilnya.

Di tengah memanasnya perdebatan tersebut, ia melontarkan pandangan pribadi mengenai kemungkinan terburuk dari legalitas ijazah para pejabat tinggi tersebut.

ADVERTISEMENT

“Sepertinya akan terjadi secara bersamaan,” kata Said Didu.

Pernyataan itu diikuti dengan klaim yang meragukan keaslian surat tanda tamat belajar dari figur kepala negara terdahulu serta wakilnya.

“Ijazah Bapaknya terbukti palsu, dan anaknya tidak punya ijazah setara SMA,” tandasnya.

Di sisi lain, Ketua Jokowi Mania Nusantara Bersatu, Andi Azwan, memberikan tanggapan keras atas manuver hukum yang dilakukan oleh pakar tata negara Denny Indrayana.

Ia menilai berbagai langkah dan kritik tajam yang dilayangkan selama ini semata-mata bertujuan untuk mencari perhatian masyarakat luas.

“Apa yang dilakukan Denny Indrayana, ini berulang kali melakukan serangan-serangan. Bukan hanya ke Jokowi, juga kepada mas Wapres Gibran Rakabuming Raka,” ujar Andi.

Pihaknya menduga ada muatan sensasi dalam setiap kemasan isu yang diangkat oleh akademisi tersebut guna mendulang panggung politik.

“Kalau kita lihat, ini adalah bentuk dari cari perhatian Denny Indrayana. Ingin membuat sesuatu yang sensasional gitu,” ucapnya.

Bahkan, ia menduga manuver tersebut terafiliasi dengan kepentingan pihak luar negeri yang kerap berseberangan dengan jalannya pemerintahan sah.

“Karena selama ini apa yang dilakukan Denny Indrayana, selalu bertentangan dengan pemerintahan setelah SBY tidak berkuasa kembali,” imbuhnya.

Sorotan serupa juga dialamatkan pada surat terbuka yang meminta pemecatan wakil presiden dari jabatannya saat ini.

“Inilah yang membuat kita merasa bahwa Denny Indrayana ini ingin menjadi pusat perhatian kembali oleh masyarakat Indonesia,” Andi menegaskan.

Seluruh rangkaian aksi politik tersebut dipandang sebelah mata dan dianggap sekadar hiburan semata demi mendongkrak popularitas.

“Tapi buat saya kita anggap saja lelucon yang dilakukan Denny Indrayana untuk mendapatkan atensi publik,” kuncinya. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung