Berita, Nasional

Hina Fatwa MUI Jatim di TV, Relawan Pendukung Gibran Asal Karanganyar Akhirnya Minta Maaf

Repelita.net

11 September 2026 23:03 WIB • 485 view

Hina Fatwa MUI Jatim di TV, Relawan Pendukung Gibran Asal Karanganyar Akhirnya Minta Maaf
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Pengusaha sound system dari Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah, Setyo Budi Mularso, menyampaikan permohonan maaf terbuka pada hari Kamis tanggal 10 bulan September tahun 2026 usai melontarkan hinaan terhadap fatwa Majelis Ulama Indonesia Jawa Timur di stasiun televisi nasional.

Sosok pria yang kesehariannya akrab disapa dengan panggilan Budi Aeromax tersebut diketahui tercatat sebagai anggota dari kelompok relawan Gibran Penerus Jokowi yang memberikan dukungan penuh kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyongsong perhelatan politik Pemilihan Presiden 2029 mendatang.

ADVERTISEMENT

Proses penyampaian permohonan maaf tersebut dilakukan oleh yang bersangkutan secara sadar tanpa adanya unsur paksaan pihak manapun, serta secara khusus ditujukan kepada jajaran pengurus Majelis Ulama Indonesia Jawa Timur, Jawa Tengah, Pusat, hingga tingkat Kabupaten Karanganyar.

Pelaku menyatakan rasa penyesalan yang mendalam atas munculnya kegaduhan di tengah masyarakat luas, sekaligus memberikan janji sungguh-sungguh untuk tidak mengulangi kembali tindakan keliru serupa serta berkomitmen kuat memperbaiki diri melalui jalan bertaubat.

Bermula dari keikutsertaan Setyo Budi Mularso sebagai narasumber dalam sebuah program siaran televisi nasional guna membahas topik mengenai fatwa haram terhadap fenomena sound horeg yang sebelumnya resmi dikeluarkan oleh pihak Majelis Ulama Indonesia Jawa Timur.

Alih-alih memanfaatkan ruang diskusi tersebut secara objektif dan konstruktif, pengusaha asal Karanganyar itu justru melontarkan kalimat kritik bernada pedas yang disertai dengan penggunaan pilihan kata atau diksi kasar di hadapan para pemirsa.

Pernyataan kontroversial tersebut berbunyi MUI Jawa Timur itu bagi saya sendiri, itu sebuah kegoblokan MUI-nya sendiri. Kenapa? Karena MUI itu harusnya itu menjaga. Ini anak-anaknya loh. Saya tuh orang Jawa Tengah, saya menghormati. Saya menghormati dan saya cinta teman-teman Jawa Timur, tapi kegoblokannya MUI ini malah justru dipertontonkan seluruh Indonesia.

Mendengar ucapan kasar tersebut, pemandu acara atau moderator televisi langsung bergerak cepat memberikan teguran keras agar Setyo senantiasa menjaga kesopanan tutur kata serta berbicara menggunakan bahasa yang lebih santun mengingat acara itu ditayangkan secara masif ke seluruh penjuru nusantara.

Di sisi lain, rekam jejak Setyo Budi Mularso menunjukkan keterlibatan aktif dirinya di dalam barisan pendukung Relawan Gibran Penerus Jokowi, yang dibuktikan lewat keikutsertaannya dalam rombongan pengurus saat menyambangi kediaman Presiden ketujuh Joko Widodo di Kota Solo pada tanggal 11 Agustus 2026.

Dokumentasi berupa foto kebersamaan dengan Joko Widodo tersebut sempat dipublikasikan melalui laman web resmi organisasi terkait, di mana Ketua Umum Joko Loreng menyebutkan bahwa agenda kunjungan itu bertujuan mempererat silaturahmi serta memohon petunjuk arah perjuangan menjelang Pemilihan Presiden 2029.

Salah satu fungsionaris pengurus yang turut hadir dalam rombongan tersebut sempat menegaskan kesiapan barisan jaringan relawan yang diklaim telah menghimpun puluhan ribu anggota aktif demi menyambut serta menjalankan setiap instruksi strategis yang diberikan pada masa mendatang.

Menutup seluruh rangkaian klarifikasi terbuka tersebut, Setyo Budi Mularso kembali menegaskan betapa besar rasa penyesalan di dalam hatinya atas lontaran kalimat kurang pantas yang sempat dialamatkan kepada lembaga keagamaan Majelis Ulama Indonesia wilayah Jawa Timur.

Pernyataan penutup penyesalan tersebut disampaikan ulang dengan kalimat saya menyesal atas perkataan saya yang saya sampaikan terhadap MUI Jawa Timur. Dan saya tidak akan mengulang perbuatan tersebut dan saya bertaubat. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung