Berita, Nasional

Hendri Satrio Sebut Jokowi Berpotensi Lebih Andalkan Kaesang Teruskan Pengaruh Politik Keluarga Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi

Repelita.net

07 October 2026 17:39 WIB • 81 view

Hendri Satrio Sebut Jokowi Berpotensi Lebih Andalkan Kaesang Teruskan Pengaruh Politik Keluarga Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Hasil pembacaan amar keputusan perkara tata negara di Mahkamah Konstitusi baru-baru ini diprediksi akan mengubah konstelasi kekuatan trah politik di tingkat nasional.

Analisis mendalam tersebut dikemukakan oleh seorang pakar ilmu komunikasi politik dalam menanggapi keberlanjutan regenerasi kepemimpinan keluarga mantan presiden.

ADVERTISEMENT

Pandangan kritis mengenai arah masa depan cengkeraman kekuasaan tersebut disampaikan kepada awak media pada Rabu, 7 Oktober 2026.

Pengamat komunikasi politik Hendri Satrio alias Hensa berpendapat bahwa beban kelanjutan pengaruh besar tersebut kini berpotensi mengalami pergeseran figur utama.

Ia menilai temuan hukum formil dalam sidang komisi kehakiman akan menjadi ganjalan serius bagi langkah karier sang pejabat tinggi negara ke depan.

Narasumber menjelaskan, “Yang perlu dilihat bukan hanya posisi Gibran sekarang, tetapi juga peluang politiknya ke depan. Persoalan yang muncul dalam pertimbangan MK ini berpotensi kembali menjadi pembicaraan ketika dia mengambil langkah politik berikutnya. Dalam situasi seperti itu, saya melihat kemungkinan Jokowi lebih mengandalkan Kaesang, meskipun belum tentu perjalanan politik Gibran berhenti,” kepada media.

Menurut pandangan pendiri lembaga survei tersebut, posisi strategis sang adik di dalam struktural partai politik memang menjadi modal awal yang cukup menjanjikan.

Namun demikian, tingkat penerimaan konstituen akar rumput terhadap kepemimpinan mandiri di ruang publik tetap menjadi ujian yang sesungguhnya.

Ia menguraikan, “Kaesang memiliki kesempatan membangun dukungan melalui partai, dan keberadaan Jokowi di PSI tentu menjadi modal politik. Tetapi, kedekatan dengan Jokowi dan penerimaan pemilih terhadap Kaesang merupakan dua hal yang berbeda. Kita masih perlu melihat sejauh mana Kaesang bisa mengembangkan dukungan itu menjadi kekuatan politik yang juga bertumpu pada kemampuan dan kepemimpinannya sendiri,” secara rinci.

Di sisi lain, bertahannya kedudukan posisi wakil presiden saat ini diyakini akan memunculkan dinamika kompetisi internal di dalam lingkaran keluarga inti.

Pihaknya meragukan sang abang bersedia melepas begitu saja pengaruh kekuasaan yang telah berhasil diraihnya dalam kontestasi elektoral lalu.

Ia menandaskan, “Kalau harapan politik Jokowi sekarang tinggal di Kaesang, pertanyaannya, memangnya Gibran rela? Dia sudah menjadi wakil presiden, belum tentu ingin perjalanan politiknya berhenti sampai di situ. Jadi, ketika adiknya lebih diandalkan untuk meneruskan pengaruh politik keluarga, kita belum tahu apakah Gibran bersedia menepi atau tetap ingin menjadi orang yang membawa harapan itu,” sebagai penutup.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung