Berita, Viral Sosmed

[HEBOH] Gol Iran Dianulir Wasit di Menit Akhir, Netizen Jelaskan Aturan Offside Saat Kiper Keluar dari Sarangnya

Repelita.net

27 June 2026 20:59 WIB • 734 view

[HEBOH] Gol Iran Dianulir Wasit di Menit Akhir, Netizen Jelaskan Aturan Offside Saat Kiper Keluar dari Sarangnya
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Laga dramatis Grup G Piala Dunia 2026 antara Iran dan Mesir di Stadion Seattle, Sabtu (27/6/2026), meninggalkan terjadinya pertengkaran di dunia maya terkait dianulirnya kemenangan gol Iran pada masa cedera waktu .

Insiden tersebut terjadi pada menit ke-90+2 saat Shojae Khalilzadeh dianggap berada dalam posisi offside oleh pengadil lapangan, yang memicu kebingungan publik karena penyerang Iran tampak sejajar dengan bek lawan.

ADVERTISEMENT

Kegaduhan di media sosial bermula ketika akun Xhttps://x.com/SiaranBolaLivemengunggah potongan video momen tersebut dengan permintaan penjelasan bagi mereka yang awam.

"Masih rame tentang offside IRAN yang berakhir pada dianulirnya Gol Iran di Akhir babak kedua vs Mesir. Ada yang bisa menjelaskan dengan bahasa mudah dipahami?" tulis akun tersebut.

Respons netizen justru berubah menjadi ruang diskusi edukatif yang meluruskan miskonsepsi umum mengenai aturan offside dalam sepak bola modern.

Akunhttps://x.com/ap_zulfikarmemberikan pencerahan bahwa acuan offside bukanlah posisi penjaga gawang, melainkan dua pemain bertahan yang paling dekat dengan garis gawang.

"Dalam aturan offside, acuannya bukan harus kiper, melainkan dua pemain lawan yang paling dekat dengan garis gawang. Jika kiper keluar dari posisinya, maka dua pemain terakhir bisa saja pemain bertahan biasa," tulisnya.

Penjelasan teknis ini diperkuat oleh akunhttps://x.com/IndosFCyang menyebut bahwa majunya penjaga gawang Mesir secara drastis mengubah hierarki perlindungan saat itu.

Sementara itu, akunhttps://x.com/lahjamalion08Bagaimana aturan rumit tersebut menggunakan analogi yang sangat jenaka agar mudah Dipahami.

"Ini udah pakai bahasa bayi ya," candanya setelah memaparkan bagaimana bek yang tertinggal di area penalti kini naik status menjadi penentu garis offside menggantikan peran kiper.

Secara regulasi resmi, seorang pemain memang dinyatakan melewati batas jika berada lebih dekat dengan garis gawang lawan daripada bola dan pemain lawan kedua terakhir.

Ketika kiper meninggalkan sarangnya, maka bek terdekatnya dengan garis gawang secara otomatis menjadi batas offside yang sah sesuai aturan IFAB.

Pertandingan yang berakhir imbang 1-1 tersebut menempatkan Iran dalam harus menunggu sisa laga grup lainnya untuk menentukan nasib ke babak 32 besar melalui jalur peringkat tiga terbaik.

Gol Mesir dicetak oleh Mahmoud Sabre pada menit ke-5, sementara Iran membalas melalui Ramin Rezaeian di menit ke-14, meski sempat gagal mengakhiri penalti lewat kaki Mehdi Taremi. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung