Berita, Nasional

Gus Ipul Ancam Somasi Gus Lilur Terkait Isu Dana Fiktif Muktamar NU Rp480 Miliar

Repelita.net

23 September 2026 23:43 WIB • 86 view

Gus Ipul Ancam Somasi Gus Lilur Terkait Isu Dana Fiktif Muktamar NU Rp480 Miliar
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Saifullah Yusuf selaku Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama periode 2021 hingga 2026 menyatakan rencana melayangkan surat peringatan keras.

Pria yang kerap disapa Gus Ipul tersebut bersiap mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi terhadap Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau dikenal sebagai Gus Lilur.

ADVERTISEMENT

Keputusan itu diambil menyusul adanya tudingan kontroversial mengenai dugaan aliran dana fantastis mencapai nilai Rp480 miliar untuk perhelatan akbar Muktamar ke-35 NU.

Gus Ipul yang juga mengemban amanah sebagai Ketua Panitia Muktamar tersebut dengan tegas membantah keras adanya aliran dana dari pihak eksternal.

Pihaknya memastikan bahwa pendanaan acara besar organisasi keagamaan terbesar di tanah air tersebut sama sekali tidak melibatkan sokongan modal pihak luar.

Dalam keterangannya, ia menyebutkan bahwa terdapat tiga orang spesifik yang nantinya akan menjadi sasaran utama dalam surat peringatan hukum tersebut.

Langkah somasi itu disampaikan langsung oleh Gus Ipul ketika berada di kawasan Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada hari Rabu tanggal 23 September 2026.

Kita akan lakukan somasi kepada beberapa pihak.

Setidak-tidaknya ada tiga orang yang akan kita somasi.

Jika tidak ada jawaban, nanti akan kita teruskan melalui proses hukum, ujar Gus Ipul.

Meskipun demikian, tokoh penting di tubuh organisasi Islam tersebut masih enggan membuka identitas lengkap mengenai tiga nama individu yang segera disomasi.

Ia berdalih bahwa pengumuman resmi terkait daftar nama tersebut akan disampaikan kepada publik pada kesempatan lain setelah semua persiapan matang.

Ya, nanti besoklah, ya, tunggu ya!

Masih di dalam proses pembicaraan dengan penasihat hukum, ujar dia memberikan keterangan lanjutan.

Selain rencana penindakan hukum, pejabat tinggi negara tersebut juga melabeli tuduhan pengiriman dana ratusan miliar rupiah itu sebagai bentuk fitnah keji.

Pernyataan yang menuding adanya aliran dana masif dalam persiapan permusyawaratan tertinggi organisasi dinilai sangat membahayakan stabilitas nama baik.

Itu kan fitnah, ya, kita kan harus dibuktikan dan itu bahaya sekali kalau kemudian gak terbukti.

Ya, menurut saya itu menyesatkan sekali, kata dia menegaskan sikapnya.

Kontroversi bermula dari kemunculan sebuah video wawancara yang disiarkan secara terbuka melalui kanal YouTube Forum Keadilan TV beberapa waktu lalu.

Dalam tayangan digital tersebut, figur publik bernama Gus Lilur melontarkan tuduhan adanya gelontoran dana tunai senilai Rp480 miliar.

Dana jumbo tersebut diklaim diangkut menggunakan sarana transportasi darat berupa dua unit mobil mewah jenis Toyota Land Cruiser.

Lebih lanjut, narasumber dalam video itu mengeklaim bahwa sumber pasokan dana raksasa itu berasal dari inisial nama P, B, serta NW.

Menanggapi narasi yang beredar luas itu, Gus Ipul memandang seluruh isi pernyataan tersebut sebagai informasi yang sangat menyesatkan publik.

Informasi kontroversial itu pertama kali mencuat melalui konten video di kanal YouTube Forum Keadilan TV pada Rabu, 23 September 2026. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung