Berita, Nasional

[GEGER] Temuan Stempel Palu Arit dan Eksklusivitas Berlebihan di Kawasan Industri Morowali

Repelita.net

23 May 2026 13:24 WIB • 700 view

[GEGER]  Temuan Stempel Palu Arit dan Eksklusivitas Berlebihan di Kawasan Industri Morowali
Foto: Istimewa

Repelita Morowali - Kondisi sosial politik serta kedaulatan di wilayah pertambangan Kabupaten Morowali Provinsi Sulawesi Tengah dilaporkan kian mengkhawatirkan menyusul adanya temuan mencengangkan mengenai penggunaan simbol terlarang di dalam kawasan industri terintegrasi tersebut.

Mantan Ketua DPRD Kabupaten Morowali sisa masa jabatan periode 2014-2019 memaparkan fakta mengejutkan mengenai adanya salah satu perusahaan pemurnian nikel yang kedapatan menerbitkan dokumen resmi administrasi dengan menggunakan stempel berlogo lambang komunis atau palu arit.

ADVERTISEMENT

Kondisi ketertutupan wilayah industri yang menyerupai sebuah negara di dalam negara ini kian diperparah oleh hilangnya otoritas lembaga legislatif serta jajaran pemerintah daerah setempat yang kerap dihalangi oleh pihak manajemen asing saat hendak masuk melakukan fungsi pengawasan ketat.

Ketiadaan akses pemantauan dari institusi resmi negara tersebut memicu kecurigaan publik yang sangat mendalam lantaran armada pesawat asing berbadan lebar dilaporkan rutin mendarat secara langsung di bandara khusus internal kawasan industri tanpa melalui pemeriksaan keimigrasian maupun kepabeanan yang sah.

Eks pimpinan parlemen daerah tersebut juga menyayangkan masifnya kriminalisasi serta aksi perampasan tanah perkebunan milik warga lokal oleh kekuatan oligarki korporasi yang terkesan dibiarkan begitu saja akibat sikap pasif dari jajaran kepala daerah serta aparat penegak hukum setempat.

"kapasitas Bang Irwan siap sebagai ketua DPRD Morowali apakah benar DPRD Morowali tidak bisa masuk ke kawasan industri ini itu gak diperbolehkan kami sangat curiga di situ kok pesawat airbus Boeing dari Cina langsung turun ke Morwali tiga kali flight per hari yang kami temukan di satu kawasan industri PT Wangsiang itu ada mengeluarkan ee surat administrasi mereka itu menggunakan stempel palu arit ini fakta loh di kawasan industri IMIP bendera merah putih berkibar dengan tegak itu sangat berat kami mau ungkapkan karena apa di kawasan industri PTMIP itu sudah kebanyakan nama-nama jalan itu nama-namanya sudah tulisan Cina saya sedih banget hari ini banyak saudara-saudara saya yang dipenjara yang yang mempertahankan hak-hak mereka sampai dikriminalisasi oleh para aparat dan hari ini detik ini masih banyak yang berteriak tentang hak-hak mereka tanah mereka kebun mereka yang dirampas oleh oligarki hari ini rezim Pak Joko Widodo memang sangat kejam bagi kami bahkan dia yang meresmikan kawasan industri tersebut dan bandara kami dibungkam jangan bersuara keras adik saya saja sampai dia berdarah-darah kedaulatan wilayah kami Bang sudah hampir dari ujung Morowali sampai ujung Morawali dikuasai oleh orang-orang Cina"(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung