Berita, Nasional

[GEGER] Siapkan Bukti Rahasia, Kuasa Hukum Roy Suryo Yakin Bongkar Kepalsuan Ijazah Joko Widodo di Persidangan

Repelita.net

28 June 2026 15:12 WIB • 846 view

[GEGER] Siapkan Bukti Rahasia, Kuasa Hukum Roy Suryo Yakin Bongkar Kepalsuan Ijazah Joko Widodo di Persidangan
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Tim penasihat hukum Roy Suryo mengklaim telah menyiapkan sejumlah amunisi rahasia yang sengaja disimpan untuk menggemparkan kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo.

Strategi tersebut disusun untuk mematahkan dakwaan kepolisian sekaligus menguji analisis kebenaran Roy Suryo yang meyakini ijazah S1 Kehutanan UGM milik Jokowi tidak asli.

ADVERTISEMENT

Ahmad Khozinudin, kuasa hukum Roy Suryo, mengakui memang membatasi data yang diserahkan kepada penyidik ​​selama proses pemeriksaan awal berlangsung.

"Namun tidak semua bukti-bukti itu kami sodorkan pada proses penyidikan. Tentu ini adalah bagian dari strategi yang tidak semuanya kami umbar kepada publik."

Namun lagi-lagi nanti nanti sudah sampai konferensi, seluruh Saksi-saksi dan fakta-fakta yang ada di penyidikan pun akan kami elaborasi lagi, tegas Khozinudin, Minggu (28/6/2026).

Khozinudin menuding narasi dalam Berita Acara Pemeriksaan kepolisian selama ini bersifat sepihak dan cenderung mengarahkan tersangka untuk memenuhi unsur tindak pidana.

Ia optimistis ruang sidang akan memberikan kesempatan bagi mereka untuk menggali fakta-fakta yang menurutnya sengaja dikesampingkan oleh penyidik ​​selama proses penyidikan.

"Pemeriksaan oleh penyidik ​​adalah versi penyidik ​​yang pertanyaannya mengarahkan ke unsur kasus tersebut agar terpenuhi. Tidak ada satu pertanyaan yang jika dijawab akan keluar dari proses penyidikan," kritiknya.

Pihak penasihat hukum berharap Majelis Hakim dapat lebih mendalami materi perkara guna menguji apakah ijazah tersebut memang benar-benar asli atau sebaliknya.

“Di sana ada jaksa yang bertanya, ada hakim yang akan mendalami juga, terutama adalah penasihat hukum yang tentu saja tidak hanya bertanya tetapi mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang diduga kuat penjelasannya akan menghindari unsur-unsur pidana dan bahkan semakin menguatkan bahwa ijazah saudara Joko Widodo palsu.”

Di sisi lain, Khozinudin menyayangkan sikap Jokowi yang dinilai terlalu defensif sehingga memicu polemik berkepanjangan terkait dokumen pendidikannya.

Ia mengungkit kembali peristiwa saat massa aktivis menyambangi kediaman Jokowi di Solo pada April 2025 lalu untuk meminta konfirmasi langsung mengenai ijazah fisik tersebut.

"Andai saja kita punya mesin waktu bisa kembali ke 16 April 2025 yang lalu sehingga ketika TPUA datang ke Solo dan kemudian Joko Widodo dengan legowo, 'Ini loh ijazah saya. Silakan siapa bapak ibu yang ingin melihat...', saya kira tidak sampai seperti saat ini," sesalnya.

Ia menambahkan bahwa verifikasi melalui testimoni rekan atau dosen tidak lagi cukup, melainkan harus ditunjukkan langsung oleh pemilik ijazah itu sendiri.

“Karena banyak memuat publik yang memang tidak bisa diberitahukan kecuali oleh sang pemiliknya. Tidak bisa dengan menghadirkan kawannya, atau testimoni dosen atau dekan. Harus yang bersangkutan dan itu adalah cara yang paling elegan,” tutupnya. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok



TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung