Berita, Sport

[GEGER] Shin Tae-yong Disebut Cuma Pendatang, Persija Serahkan Kasus Pelatih Java United ke Komdis PSSI

Repelita.net

23 September 2026 23:26 WIB • 93 view

[GEGER] Shin Tae-yong Disebut Cuma Pendatang, Persija Serahkan Kasus Pelatih Java United ke Komdis PSSI
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Klub kebanggaan ibu kota Persija Jakarta mengambil sikap tegas menyikapi polemik kontroversi dugaan lontaran kalimat tidak pantas kepada pelatih Shin Tae-yong.

Ucapan bernada merendahkan itu kabarnya muncul dalam duel pertandingan sengit antara Macan Kemayoran melawan skuad Java United.

ADVERTISEMENT

Menanggapi insiden memanas tersebut, manajemen Persija memilih menyerahkan sepenuhnya penanganan masalah itu kepada Komisi Disiplin Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia.

Langkah penyerahan penanganan kasus ini disampaikan manajemen klub menyusul rekaman video insiden yang telanjur viral di berbagai jejaring media sosial.

Dalam rekaman video yang beredar luas itu, terdengar secara jelas seseorang dari area bangku cadangan tim lawan melontarkan perkataan sinis.

Adapun kalimat kontroversial yang terekam jelas dalam potongan video amatir tersebut berbunyi, “Kamu cuma pendatang.”

Berdasarkan spekulasi yang berkembang di ruang publik, sosok pengucap kalimat itu disinyalir merupakan Direktur Teknik Java United bernama Achmad Resal Octavian.

Meski demikian, identitas pasti serta konteks mendalam di balik pernyataan kontroversial itu masih memerlukan proses verifikasi mendalam dari pihak berwenang.

Hingga naskah berita ini resmi disusun, manajemen klub Java United terpantau belum memberikan tanggapan resmi ataupun klrafikasi terkait polemik tersebut.

Perseteruan verbal di pinggir lapangan ini sontak memicu perbincangan hangat di kalangan warganet media sosial yang menyoroti perlakuan terhadap warga negara asing.

Menanggapi kehebohan publik, manajemen Macan Kemayoran merilis keterangan resmi lewat pernyataan tertulis pada Sabtu, 19 September 2026.

“Menjawab pertanyaan teman-teman semua, saat ini Persija menyerahkan sepenuhnya proses penyelesaian atas insiden di laga tersebut kepada Komite Disiplin (Komdis) PSSI untuk ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku,” tulis Persija dalam pernyataan resmi.

Manajemen klub ibu kota tersebut menegaskan keyakinan penuh terhadap mekanisme penegakan aturan internal sepak bola nasional yang berlaku saat ini.

Pihak klub berharap setiap insiden pelanggaran etika di area pertandingan dapat diselesaikan secara adil berdasarkan fakta empiris di lapangan.

“Persija percaya bahwa setiap kejadian dapat diproses secara objektif berdasarkan fakta dan bukti yang tersedia di lapangan,” lanjut pernyataan klub ibu kota tersebut.

Peristiwa kontroversial ini bermula dari rangkaian laga pekan ketiga kompetisi Super League musim 2026/2027 akhir pekan lalu.

Pertandingan krusial tersebut mempertemukan kekuatan Persija melawan klub tantangan Java United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.

Duel sarat gengsi yang diselenggarakan pada Sabtu, 19 September 2026 malam WIB itu berlangsung sengit sejak menit awal pertandingan dimulai.

Meski berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas lawannya, laga tersebut justru menyisakan polemik etika di area bangku cadangan tim. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung