Berita, Nasional

[GEGER] Kiai Hasan Abdullah Sahal Sentil “Cari Muka” dan Ijazah di Depan Prabowo, Pidato Gontor Viral

Repelita.net

20 September 2026 17:45 WIB • 92 view

[GEGER] Kiai Hasan Abdullah Sahal Sentil “Cari Muka” dan Ijazah di Depan Prabowo, Pidato Gontor Viral
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Rekaman khotbah penuh makna yang disampaikan oleh pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor di hadapan Kepala Negara saat perayaan satu abad lembaga pendidikan Islam tersebut mendadak viral di jagat maya dan mengundang decak kagum dari berbagai kalangan masyarakat luas.

Pertemuan monumental itu menjadi sangat berkesan lantaran sang kiai secara blak-blakan melontarkan sindiran tajam bernada satir mengenai fenomena sosial di era modern tentang maraknya individu yang gemar mencari muka hingga menghalalkan segala cara demi mendapatkan sebuah pengakuan formal.

ADVERTISEMENT

Kanal YouTube Refly Harun Channel mengonfirmasi pada hari Minggu, 20 September 2026, bahwa sosok tokoh agama kharismatik yang menyampaikan pidato mendalam dan dipenuhi pesan filosofis langsung di depan Presiden Prabowo Subianto tersebut adalah K.H. Hasan Abdullah Sahal.

Menurut pembicara dalam video di kanal YouTube Refly Harun Channel, pimpinan pondok pesantren itu menyinggung kegelisahan hatinya yang sempat berkecamuk menunggu kepastian kehadiran sang presiden sejak bulan September seraya berseloroh mengenai situasi jika sang kepala negara batal datang berkunjung.

Dalam potongan video yang disiarkan, K.H. Hasan Abdullah Sahal secara lugas menyatakan bahwa andai kata Pak Prabowo hari ini enggak datang nah ini muka saya saya taruh di mana akhirnya saya harus cari muka sekarang banyak orang yang cari muka.

Ia melanjutkan sindiran menohoknya kepada para tamu undangan dengan berujar bahwa betul orang gak punya ijazah cari ijazah orang gak punya nama cari nama orang ndak punya uang cari uang orang gak punya jabatan cari jabatan orang gak punya muka cari muka.

Pembicara dari akun YouTube Refly Harun Channel juga merekam momen unik saat sang pemuka agama sempat menegur para santri dan hadirin yang secara spontan bertepuk tangan di tengah jalannya penyampaian materi khotbah dengan berkata ini kok kok tepuk tangan tepuk tangan tidak pada waktunya sori.

Lebih lanjut, pimpinan pesantren tertua itu menegaskan prinsip transparansi dan kesederhanaan hidup yang dianut oleh internal Gontor, di mana dirinya siap dikritik oleh anak didiknya jika pola makannya, pakaiannya, kendaraannya, hingga tempat tinggalnya kedapatan melebihi apa yang dinikmati oleh para santri.

Melalui tayangan digital tersebut, pihak pondok juga menyerahkan cinderamata berharga berupa buku Gontor untuk Indonesia serta mushaf Al-Qur'an hasil karya cetakan mandiri para santri kepada Presiden Republik Indonesia sebagai simbol kontribusi nyata lembaga dalam membangun peradaban bangsa. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung