Berita, Nasional

[GEGER] Fantastis! Utang RI Nyaris Rp10.000 Triliun! Pernyataan Prabowo soal Gagal Bayar Langsung Jadi Sorotan

Repelita.net

10 May 2026 23:50 WIB • 1,276 view

[GEGER] Fantastis! Utang RI Nyaris Rp10.000 Triliun! Pernyataan Prabowo soal Gagal Bayar Langsung Jadi Sorotan
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Viral di berbagai platform media sosial, kabar tentang total utang Indonesia yang nyaris menembus angka Rp10.000 triliun mendadak menjadi topik paling panas yang dibicarakan warganet.

Angka fantastis sebesar Rp9.920,42 triliun per 31 Maret 2026 ini sontak membuat publik bertanya-tanya tentang kemampuan negara dalam mengelola keuangan di tengah gejolak ekonomi global.

ADVERTISEMENT

Meskipun pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan mengklaim bahwa rasio utang terhadap PDB masih aman di level 40,75 persen, rakyat tetap saja resah dengan tembusnya angka tersebut.

Dalam keterangan resmi yang dimuat di portal Kementerian Keuangan, pemerintah menegaskan bahwa seluruh proses pengelolaan utang dilakukan secara hati-hati dan penuh perhitungan.

“Pemerintah mengelola utang secara cermat dan terukur untuk mencapai portofolio utang yang optimal dan mendukung pengembangan pasar keuangan domestik,” demikian pernyataan resmi DJPPR Kemenkeu.

Namun yang paling langsung menjadi sorotan publik adalah pernyataan tegas Presiden Prabowo Subianto di tengah hebohnya isu utang nasional ini.

Saat menghadiri acara Gala Iftar Business Summit di US Chamber of Commerce, Washington DC, Amerika Serikat, Prabowo dengan lantang menyatakan bahwa Indonesia tidak pernah gagal membayar utang sepanjang sejarah.

“Kami tidak pernah gagal bayar, sekalipun dalam sejarah kami. Kami tidak pernah gagal membayar utang kami,” kata Prabowo.

Pernyataan Presiden tersebut pun langsung viral dan menjadi sorotan utama karena dianggap sebagai respon tersirat atas kekhawatiran publik terhadap beban utang yang semakin membengkak.

Prabowo juga menambahkan bahwa setiap pemerintahan di Indonesia memiliki tradisi menghormati kewajiban utang yang diwariskan oleh pendahulunya.

“Pemerintahan-pemerintahan berikutnya akan selalu menghormati utang dari pemerintahan sebelumnya, meskipun mereka mungkin merupakan lawan politik yang keras satu sama lain,” ujar Prabowo.

Publik berharap agar utang fantastis yang nyaris Rp10.000 triliun ini benar-benar dialokasikan untuk program-program produktif yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja.

Dengan posisi ekonomi yang masih tumbuh positif, pemerintah optimistis kemampuan pembayaran utang tetap kuat dan stabil pada tahun-tahun mendatang.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung