Berita, Nasional

Fritz Alor Boy Minta Jokowi Tidak Hadiri Sidang Roy Suryo: Banyak Polisi, Lebih Baik Temui Rakyat

Repelita.net

05 July 2026 22:24 WIB • 702 view

Fritz Alor Boy Minta Jokowi Tidak Hadiri Sidang Roy Suryo: Banyak Polisi, Lebih Baik Temui Rakyat
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Ketua Umum Perkumpulan Anak Jokowi (Pajo), Fritz Alor Boy, secara tegas menyarankan agar Joko Widodo tidak memenuhi panggilan pengadilan secara fisik dalam kasus hukum yang menjerat Roy Suryo.

Pernyataan ini muncul menyikapi eskalasi pengamanan aparat di Pengadilan Negeri Jakarta Timur saat agenda sidang yang berkaitan dengan isu ijazah sang mantan presiden.

ADVERTISEMENT

Fritz mengaku sempat berkumpul langsung di area pengadilan yang dipenuhi oleh personel kepolisian akibat penyelenggaraan perkara tersebut.

"Ternyata di depan itu ruang utama, sidang pembela Tifa soal ijazah Pak Jokowi. Para polisi banyak banget, banyak banget," ujar Fritz, Minggu (5/7/2026).

Menurutnya, tidak ada urgensi bagi sosok seperti Jokowi untuk hadir langsung ke ruang sidang hanya demi memberikan keterangan sebagai Saksi.

"Saya mau pesan ke Pak Jokowi, Pak ngapain Bapak datang? Jadi kalau pada saat pemeriksaan Saksi, Bapak kan nanti datang sebagai saksi. Tidak usah datang," ucapnya.

Ia lebih menyarankan agar mantan kepala negara tersebut menggunakan waktunya untuk berkunjung ke berbagai daerah demi menyerap langsung aspirasi masyarakat.

"Mending Bapak ke rakyat, undangan rakyat Bapak layani aja. Pergi mendengar aspirasi rakyat," tukasnya.

Fritz menyebut banyak masyarakat di luar Pulau Jawa yang sangat merindukan kehadirannya dan ingin menyampaikan berbagai keluhan kepada Jokowi secara langsung.

"Rakyat di luar Jawa atau luar Jakarta ini kangen dengan Bapak. Mending Bapak ke sana, mendengar aspirasi mereka. Melepas rindu, melepaskan kangen dengan mereka. Di sana banyak sekali persoalannya masyarakat ingin cerita ke Bapak," imbuhnya.

Terkait kebutuhan hukum dalam perselisihan, ia berpendapat bahwa kesaksian bisa dilakukan secara berani tanpa harus menghadirkan Jokowi di tempat.

"Di dalam aturan, tidak ada yang memaksa bahwa Bapak harus datang di Jakarta. Jadi Pak Jokowi tidak usah datang. Ngapain datang?," terangnya.

Pria yang juga memimpin Solidaritas Hukum, Siber dan UMKM ini menegaskan bahwa langkah tersebut adalah bentuk perlindungan agar agenda Jokowi lebih produktif.

“Saya sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Solidaritas Hukum, Siber dan UMKM, dan Perkumpulan Anak Jokowi atau Pajo, meminta Pak Jokowi untuk tidak hadir di sidang,” tegasnya.

Ia meyakini mekanisme konferensi video sudah cukup untuk memenuhi syarat formalitas dalam proses pemahaman yang sedang berlangsung saat ini.

“Jadi pada saat Bapak diperiksa, gak usah datang, Bapak lewat Zoom aja,” jelasnya.

Fritz menutup imbauannya dengan meminta Jokowi mengabaikan desakan pihak tertentu yang terus menginginkan kehadirannya dalam perdamaian.

"Ngapain dengar permintaan atau yang koar-koar, si Roy Suryo yang pengacara Roy Suryo, dan pengacara-pengacaranya," tandasnya.

Ia kembali menegaskan bahwa agenda menyambangi rakyat di daerah jauh lebih bermanfaat dibandingkan harus terlibat dengan polemik di ruang sidang.

“Jadi kepada Pak Jokowi, jangan datang ya Pak, mending Pak ke masyarakat. Lihat masyarakat, butuh masyarakat Pak,” kuncinya. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung