Repelita Jakarta - Muhammad Fadhil Thoib Hutagalung yang merupakan eks calon Wali Kota Sibolga kembali menjadi sasaran aksi teror dari orang tidak dikenal.
Rumah tempat tinggalnya yang baru dihuni selama empat bulan di Jalan Merpati, Kota Medan, dilempar batu pada Jumat 11 September 2026 pukul 03.25 WIB.
ADVERTISEMENT
Akibat dari insiden pelemparan batu tersebut, kaca mobil milik korban mengalami kerusakan pecah dan membuat keluarganya merasa resah.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan korban, teror mengerikan tersebut ternyata bukan kali pertama dialami oleh keluarganya selama tinggal di Kota Medan.
Sebelumnya, aksi serupa yang menebar teror sudah pernah terjadi pada tanggal 30 Juli 2026 dengan modus kejahatan yang tidak jauh berbeda.
Pada kejadian teror yang pertama, kamera pengawas CCTV merekam aksi dua orang pelaku yang datang berboncengan menggunakan satu sepeda motor untuk melempar rumah.
Sementara itu, untuk aksi teror kedua kalinya yang baru saja terjadi melibatkan jumlah pelaku yang diduga lebih banyak dari kejadian sebelumnya.
Berdasarkan rekaman kamera pengawas CCTV, para pelaku yang diduga berjumlah empat orang datang dengan mengendarai dua unit sepeda motor sekaligus secara bersamaan.
Ada 4 orang terduga pelakunya. Mereka bawa dua sepeda motor. Salah satu dari mereka turun dan melempar batu, ucap Fadhil.
Menanggapi peristiwa kriminal yang menimpa kediamannya, korban memastikan bahwa saat ini kasus tersebut sudah resmi dilaporkan kepada pihak Polrestabes Medan.
Sebagai informasi tambahan mengenai profil korban, ia merupakan seorang pengusaha sekaligus kader aktif dari Partai Gerindra yang pernah ikut kontestasi politik daerah.
Tokoh muda kelahiran Kota Sibolga pada 16 November 1994 tersebut pernah mencalonkan diri sebagai peserta dalam bursa pemilihan Wali Kota Sibolga pada Pilkada 2024 lalu.
Dalam perhelatan politik tersebut, ia tampil sebagai calon Wali Kota berpasangan dengan calon Wakil Wali Kota bernama Marojahan Panjaitan dengan nomor urut 2.
Berdasarkan penelusuran data pada laman lezen.id, latar belakang pendidikannya tercatat sebagai lulusan dari Madrasah Aliyah Darur Rachmad Sibolga.
Meskipun riwayat pendidikannya hanya tercatat sebagai lulusan sekolah menengah atas, ia memiliki rekam jejak yang cukup panjang dan aktif bergelut di berbagai organisasi.
Beberapa jabatan penting pernah diembannya di wilayah Kota Sibolga serta Kabupaten Tapanuli Tengah, termasuk posisi strategis di berbagai organisasi kepemudaan dan badan pengusaha.
Ia pernah diamanahkan sebagai Ketua BPP Prabowo Gibran Kota Sibolga periode 2024 serta Ketua Bidang Infrastruktur BPD HIPMI Provinsi Sumatera Utara tahun 2021 hingga 2024.
Selain itu, ia juga pernah menduduki posisi Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Tapanuli Tengah serta Wakil Bendahara DPD KONI Kota Sibolga pada masa bakti sebelumnya.
Berkaitan dengan insiden teror yang mengancam keselamatan keluarga di rumahnya, korban menyampaikan harapan besar agar pihak kepolisian dapat segera mengusut tuntas kasus tersebut.
Saya berharap pihak Polrestabes Medan bisa mengungkap kejadian pelemparan mobil saya di rumah. Saya tidak memviralkan karena saya percaya kepada pihak kepolisian dan menunggu hasil pemeriksaan terkait pelaku, ujarnya.
Pengungkapan kasus secara tuntas dinilai sangat penting agar kejadian serupa tidak kembali terulang dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.
Jangan sampai ada terjadi lagi dan kasus ini bisa terungkap seterang-terangnya, kata dia.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok