Repelita Samarinda - Gerakan protes berskala besar mencuat dari jajaran Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim yang secara resmi melayangkan laporan hukum terkait indikasi penyelewengan dana APBD oleh Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud.
Massa yang menyemut di area pelataran gedung sekretariat daerah langsung menggelar orasi terbuka seraya menyuarakan desakan agar kepala daerah tersebut segera menanggalkan kedudukannya secara sukarela.
ADVERTISEMENT
Kemarahan publik di wilayah kaya minyak ini kian tereskalasi lantaran jajaran legislatif di tingkat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dituding lamban dan terkesan sengaja mengulur-ulur implementasi hak angket untuk memeriksa sang kepala daerah.
Eskalasi ketegangan politik di depan pintu gerbang utama ini dipicu oleh akumulasi rasa frustrasi elemen warga sipil yang menilai lembaga parlemen daerah gagal menjalankan fungsi kontrol pengawasan secara objektif.
Dengan membawa berbagai atribut perlawanan, para demonstran kembali meneriakkan tuntutan utama mereka yang meminta Gubernur Rudy Mas'ud meletakkan mandat kekuasaan sebagai bentuk pertanggungjawaban moral atas skandal tersebut.
Guna meredam benturan fisik di lapangan serta mencari titik temu, Gubernur Rudy Mas'ud berinisiatif membuka ruang diplomasi dengan mengundang tiga puluh perwakilan dari kelompok pendemo untuk masuk ke dalam ruang rapat utama.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok