Berita, Internasional

[BREAKING NEWS] GEGER Donald Trump Dievakuasi Diam-Diam Pakai Truk Logistik di Turki Akibat Ancaman Pembunuhan Kelompok Pro-Iran

Repelita.net

12 August 2026 00:51 WIB • 730 view

[BREAKING NEWS] GEGER Donald Trump Dievakuasi Diam-Diam Pakai Truk Logistik di Turki Akibat Ancaman Pembunuhan Kelompok Pro-Iran
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Kepala negara Amerika Serikat dikabarkan sempat menjalani proses evakuasi senyap tatkala berada di wilayah Turki seusai menghadiri pertemuan aliansi pertahanan utara.

Perpindahan rahasia tersebut dilakukan lantaran aparat keamanan mendeteksi potensi ancaman pembunuhan yang disinyalir berasal dari kelompok simpatisan Iran.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan publikasi media massa setempat, pemimpin negeri Paman Sam tersebut mulanya telah menaiki pesawat kepresidenan Boeing 747-8 pemberian pemerintah Qatar.

Namun berselang beberapa menit kemudian, pengawal khusus kepresidenan mendadak memerintahkan sang presiden untuk turun secara diam-diam.

Selanjutnya, proses pemindahan dilakukan dengan memanfaatkan kendaraan truk logistik bandara yang biasa dipakai untuk mengangkut kebutuhan katering penerbangan.

Langkah pengamanan ekstra ketat itu diambil demi menghindari risiko keselamatan di tengah meningkatnya tensi geopolitik kawasan Timur Tengah.

Rekaman visual dari berbagai stasiun penyiaran sempat menangkap momen tatkala sang tokoh terkemuka menaiki pesawat berbadan lebar tersebut sebelum akhirnya menghilang dari pandangan umum.

Pihak otoritas intelijen lantas memindahkan pimpinan tertinggi tersebut menuju armada militer jenis C-32A milik angkatan udara.

Operasi senyap ini hanya diketahui oleh segelintir lingkaran terdekat pengawal kepresidenan tanpa sepengetahuan awak media yang ikut dalam rombongan.

Para jurnalis peliput diinstruksikan untuk tetap tinggal di dalam kabin pesawat utama dengan kondisi penutup jendela terkunci rapat.

Oleh karena ukuran pesawat pengganti yang jauh lebih kecil, hanya segelintir staf inti dan pejabat teras yang mendampingi perjalanan tersebut.

Pesawat militer pembawa sang presiden bahkan terbang tanpa menggunakan kode panggil resmi kepresidenan demi alasan kerahasiaan.

Perangkat pemancar sinyal navigasi pesawat dimatikan dan digantikan menggunakan sandi militer rahasia bertuliskan Reach 18 selama di udara.

Sejumlah petinggi pertahanan nasional termasuk menteri pertahanan tampak mendampingi sang kepala negara dalam penerbangan penuh pengawalan ketat itu.

Rombongan kecil tersebut mendarat terlebih dahulu di pangkalan militer Inggris untuk melakukan transit sebelum melanjutkan perjalanan pulang.

Di lokasi persinggahan itulah sang presiden kembali bergabung dengan pesawat utama tanpa disadari oleh para awak media yang ikut serta sejak awal keberangkatan.

Fakta seputar operasi evakuasi darurat ini baru mencuat ke permukaan setelah investigasi media mengungkap detail kejadian di balik layar.

Sebelumnya, sang pemimpin sempat menyinggung perihal ancaman keselamatan yang terus membayangi dirinya dari pihak asing.

Kendati demikian, protokol pengamanan tingkat tinggi tersebut sengaja ditutup rapat dari publik demi menjaga stabilitas situasi diplomatik yang sedang berjalan. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung