Repelita Jakarta - Peneliti kebijakan publik Bonatua Silalahi tampil sebagai narasumber dalam program siniar yang ditayangkan oleh kanal YouTube SINDOnews pada 14 September 2026.
Dalam kesempatan tersebut, ia memaparkan hasil analisis mendalam terkait dokumen kesetaraan ijazah yang digunakan dalam kontestasi pemilihan wakil presiden.
ADVERTISEMENT
Bonatua Silalahi secara tegas menyatakan bahwa Gibran Rakabuming Raka tidak memenuhi syarat sebagai calon wakil presiden.
Pernyataan tersebut disampaikannya setelah menelaah secara kritis surat keterangan penyetaraan pendidikan luar negeri yang menjadi dasar administrasi pencalonan.
Menurutnya, berdasarkan regulasi yang berlaku mengenai penyetaraan dokumen pendidikan, aspek yang seharusnya disetarakan adalah kurikulum sekolah asal secara substansial.
Namun dalam dokumen yang diperolehnya melalui proses persidangan panjang di Komisi Informasi Pusat, ia menemukan bahwa poin-poin penilaian penting tidak terverifikasi secara sempurna.
Temuan janggal ini kemudian mendorong dirinya bersama elemen masyarakat dan partai politik untuk mengajukan permohonan pengujian ke Mahkamah Konstitusi.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok