Berita, Nasional

Bobby Nasution Minta Redam Pemberitaan, Dua Korban Keracunan MBG Karo Dirujuk ke Jakarta

Repelita.net

12 September 2026 21:22 WIB • 466 view

Bobby Nasution Minta Redam Pemberitaan, Dua Korban Keracunan MBG Karo Dirujuk ke Jakarta
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengumumkan bahwa dua orang siswi korban keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Karo harus dirujuk ke rumah sakit di ibu kota negara guna mendapatkan perawatan medis lanjutan.

Kepala daerah tersebut menjelaskan bahwa keputusan pengiriman kedua anak itu dilakukan karena mereka mengalami tekanan psikis berat akibat komentar negatif serta perundungan di dunia maya setelah insiden tersebut viral.

ADVERTISEMENT

Anak-anak ini perlu dipulihkan bukan hanya kesehatan medisnya, tetapi juga mental dan psikisnya, ungkap Bobby Nasution saat memberikan keterangan pers di Bandara Kualanamu pada hari Sabtu tanggal 12 September tahun 2026.

Beliau memohon kepada masyarakat luas agar menghentikan sorotan berlebihan terhadap para korban demi menjaga ketenangan jiwa anak-anak yang sedang berjuang melawan trauma mendalam tersebut.

Jadi saya minta tolong, jangan terlalu di-blow up, ujar Bobby Nasution sembari menegaskan bahwa gangguan psikologis yang dialami korban dipicu oleh anggapan miring seolah-olah mereka hanya mencari perhatian publik.

Tim medis yang mendampingi para pelajar terdampak juga telah mengimbau agar mereka membatasi penggunaan gawai serta menghentikan sementara aktivitas di berbagai platform media sosial demi kelancaran proses pemulihan.

Demi penyembuhan anak-anak kita, jangan terlalu memberikan tekanan dari luar, tutur sang gubernur seraya memastikan langkah tersebut diambil murni untuk kesehatan mental korban bukan untuk menutup-nutupi fakta.

Langkah rujukan medis khusus ke Jakarta ini terlaksana atas instruksi langsung dari Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka yang memantau perkembangan kesehatan para korban secara intensif.

Meskipun tim dokter di Sumatera Utara telah berupaya maksimal memberikan pengobatan awal, kedua siswi tersebut memerlukan penanganan tingkat lanjut karena tingkat keparahan trauma psikologis yang mereka rasakan.

Kemarin kunjungan Bapak Wakil Presiden menyampaikan segala penanganan langsung dimonitor langsung oleh Bapak Wapres, kata Bobby Nasution menerangkan perihal keterlibatan langsung pimpinan tertinggi negara.

Guna memastikan kesinambungan perawatan, tenaga medis asal Sumatera Utara turut diberangkatkan mendampingi korban bernama Febiona dan Agnesia selama menjalani perawatan intensif di rumah sakit Jakarta.

Jadi anak yang memang memiliki indikasi medis dan traumanya lebih tinggi daripada teman-temannya yang lain ini Pak Wapres minta langsung dibawa ke Jakarta, tambah beliau menjelaskan kronologi keberangkatan.

Peristiwa keracunan massal ini sendiri bermula ketika ratusan pelajar di Kabupaten Karo mengonsumsi hidangan program Makan Bergizi Gratis di sekolah pada tanggal 13 Agustus tahun 2026 yang lalu.

Dari total ratusan korban yang sempat mendapatkan perawatan darurat, kondisi kesehatan Febiona dan Agnesia tercatat paling mengkhawatirkan dan membutuhkan atensi khusus dari tim dokter gabungan.

Febiona dilaporkan mengalami gangguan daya ingat serta serangan kejang-kejang berulang, sementara rekan seangkatannya yakni Agnesia menderita komplikasi kesehatan serius yang menyerang fungsi organ ginjal.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung