Berita, Nasional

Bareskrim Polri Bantah Isu Penangkapan Mendagri Tito Karnavian dan Eks Kapolri Idham Azis Terkait Kasus Penyadapan Presiden Prabowo

Repelita.net

08 November 2026 19:09 WIB • 104 view

Bareskrim Polri Bantah Isu Penangkapan Mendagri Tito Karnavian dan Eks Kapolri Idham Azis Terkait Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Foto: Istimewa


Repelita Jakarta - Jagat maya kembali dibuat heboh oleh beredarnya kabar mengenai penangkapan dua tokoh penting, yakni Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan mantan Kapolri Idham Azis.

ADVERTISEMENT

Rumor panas yang diunggah oleh akun TikTok @dapatnews tersebut mengaitkan keduanya sebagai tersangka baru dalam pusaran kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto.

Dalam poster digital bertajuk Viral: Mendagri Tito Karnavian dan Eks Kapolri Idham Azis Dikabarkan Ditangkap, Bareskrim Buka Suara itu ditampilkan foto kebersamaan kedua purnawirawan jenderal polisi tersebut.

Menyikapi simpang siur informasi yang cepat meluas di masyarakat, pihak Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri segera memberikan klarifikasi resmi pada Minggu, 8 November 2026.

Kepala Bareskrim Polri Komjen Asep Safrudin menegaskan bahwa narasi yang menyebut adanya penangkapan maupun pemeriksaan terhadap Tito Karnavian dan Idham Azis sama sekali tidak sesuai dengan fakta.

Ia memastikan bahwa kedua pejabat serta mantan pimpinan korps Bhayangkara tersebut tidak pernah diamankan penyidik terkait perkara penyadapan yang sedang ditangani kepolisian.

"Infonya tidak benar," tegas Komjen Asep Safrudin saat dimintai konfirmasi mengenai kebenaran kabar viral tersebut.

Klarifikasi dari pimpinan Bareskrim Polri ini sekaligus meluruskan berbagai spekulasi liar di media sosial yang berpotensi menyesatkan opini publik di tengah proses penyidikan yang sedang berjalan.

Masyarakat pun diimbau untuk selalu menyaring informasi yang beredar di platform digital dan merujuk pada keterangan resmi dari institusi penegak hukum.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok









TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung